FMCG: Pengertian, Produk, dan Skill yang Dibutuhkan untuk Bekerja Disana

Salsabila Nanda Agu 10, 2021 • 9 min read


Pengertian perusahaan FMCG

Ingin bekerja di perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) ? Berikut pengertian, produk, perusahaan, beserta skill dan keuntungan berkarir di industri FMCG.

---

Selain perusahaan start-up, industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) turut menjadi incaran para jobseeker. Selain berskala global, mayoritas perusahaan FMCG menawarkan gaji dan fasilitas menarik untuk karyawan. Ditambah kesempatan untuk berkarir di kantor pusat atau cabang lain di luar negeri.

Sounds legit, wanna try?

 

Apa itu FMCG?

FMCG atau Fast Moving Consumer Goods adalah perusahaan yang memproduksi kebutuhan sehari-hari, seperti perawatan tubuh, makanan, minuman, atau perlengkapan rumah tangga. Jenis produk ini selalu dibutuhkan masyarakat sehingga memiliki perputaran omzet yang cepat (fast moving).

Perusahaan FMCG melahirkan sejumlah merek (brand) produk yang berbeda. Misalnya, perusahaan Unilever memiliki merek pasta gigi Pepsodent dan sabun mandi Lifebuoy. Perusahaan Mayora mempunyai merek kopi Torabika serta sereal Energen. Dapat dikatakan, industri ini akan selalu stabil dan memiliki tingkat resiko kecil untuk bangkrut. Sebab, produk mereka selalu dicari dalam keadaan apapun.

Produk FMCG  dapat dibagi ke beberapa kategori antara lain:

  1. Makanan olahan. Contoh: keju, sereal, kornet, sarden, dan pasta.
  2. Makanan siap saji. Contoh: sosis, nugget, mie instan, kentang goreng, dan sejenisnya.
  3. Minuman. Contoh: air mineral, susu, minuman energi, dan jus kemasan.
  4. Perlengkapan mandi atau perawatan tubuh. Contoh: pasta gigi, sikat gigi, sabun badan, sampo, lotion, sabun wajah, pembalut, dan sejenisnya.
  5. Perlengkapan rumah tangga atau produk pembersih. Contoh: deterjen, sabun cuci piring, pembersih lantai, pewangi dan pelembut pakaian.
  6. Obat-obatan yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Contoh: penurun demam, penghilang nyeri, multivitamin, pereda flu dan batuk.
  7. Alat Tulis Kantor (ATK). Contoh: buku tulis, pulpen, pensil, penghapus, kertas HVS, lem, dan sejenisnya.

 

Daftar Perusahaan FMCG di Indonesia

Di Indonesia, terdapat perusahaan FMCG asal luar negeri maupun dalam negeri. Beberapa nama di bawah ini mungkin tak asing dan sering kamu konsumsi di rumah. Berikut sebagian daftarnya:

SA_-_FMCG-03

 

Skill yang Dibutuhkan di FMCG

Ingin bekerja di perusahaan FMCG seperti Nestle atau Unilever? Agar mampu bersaing dengan ribuan kandidat lainnya, kamu membutuhkan beberapa keahlian khusus, yaitu:

  1. Market Research

    Bagaimana sih menciptakan produk yang menjawab kebutuhan pasar? Pertama, kamu harus tahu cara mengumpulkan informasi dari konsumen. Kedua, indentifikasi masalah yang dihadapi mereka. Ketiga, temukan solusi dalam produk yang akan kamu jual. Market research atau riset pasar dapat kamu lakukan lewat wawancara, focus group discussion (FGD), atau kuisoner.

  2. Data Analysis

    Meskipun jabatan kamu bukanlah seorang data analyst, kemampuan membaca dan menganalisis data perlu kamu tingkatkan sebelum bergabung ke perusahaan FMCG. Sebab, peran data sangatlah penting dalam merumuskan kebijakan perusahaan atau mencari solusi atas permasalahan yang muncul. Dengan kemampuan membaca data, kamu akan lebih mudah untuk mengambil keputusan.
    Ikuti Kelas: Lancar Wawancara Kerja Bahasa Inggris

  3. Bahasa Inggris

    Selama bekerja di FMCG, kamu mungkin dipindahkan ke divisi lain atau rotasi ke luar negeri. Agar komunikasi tetap lancar, jangan lupa untuk meningkatkan skill bahasa Inggris. Terlebih jika kamu bekerja di perusahaan yang beroperasi secara global. Kamu bisa saja bertemu dengan pegawai atau atasan dari negara lain. 

  4. Cross Functional Skills

    Atau yang dikenal sebagai keterampilan ilmu lintas disiplin. Di FMCG, kamu akan selalu berkembang dan belajar hal-hal baru setiap harinya. Nggak ada yang namanya stuck di satu bidang saja. Kamu harus punya semangat dan wawasan yang luas tentang berbagai aspek FMCG. Mulai dari pemasaran, inovasi produk, riset, supply chain, dan lain-lain.

  5. Kecerdasan Emosional

    Bukan cuma IQ, kecerdasan emosional juga diperlukan bagi kamu yang ingin memulai karir di perusahaan FMCG. Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali, memahami, mengendalikan, menata, dan mengekspresikan emosi. Skill ini membantu kamu untuk membina komunikasi yang lebih baik dengan orang lain, mampu beradaptasi di segala kondisi, serta meningkatkan produktivitas.

 

Keuntungan Berkarir di FMCG 

Nah, manfaat apa saja yang akan kamu peroleh jika bekerja di perusahaan FMCG? Ini dia!

  • Gaji dan fasilitas lengkap

Melansir data dari qerja.com, rata-rata gaji karyawan FMCG berkisar antara 6-8 juta untuk posisi staf dan 13-18 juta untuk posisi manager. Fasilitas yang didapatkan antara lain asuransi, makan siang gratis, membership gym, transportasi hingga tempat tinggal.

  • Fast paced environment

FMCG selalu berinovasi untuk meningkatkan kualitas produk, lewat campaign atau pembaruan dari sisi kemasan. Di sini, kamu dilatih untuk bekerja cepat dan punya kreativitas dalam menghasilkan produk yang dibutuhkan konsumen. Sambil bekerja, kamu juga memperoleh ilmu baru seputar pengembangan bisnis, perilaku konsumen dan pemasaran.

Campaign bijak berplastik dari Aqua

Contoh campaign air mineral Aqua untuk mendukung daur ulang plastik

(Sumber: nationalgeographic.co.id)

 

  • Posisi yang beragam

Bagi sebagian orang, FMCG identik dengan sales. Padahal, mereka menawarkan beragam posisi untuk semua jurusan kuliah. Kamu bisa mencoba melamar di bagian administrasi, legal, corporate communication, IT, marketing, research and development, supply chain, finance, engineering dan production.

  • Kesempatan bekerja di luar negeri

Nestle, Coca Cola, Loreal, dan Unilever adalah contoh perusahaan yang memiliki cabang di berbagai negara. Perusahaan seperti ini membuka kesempatan  untuk mengembangkan karir di luar negeri. Kamu bisa belajar dan menemukan hal baru bersama orang-orang yang memiliki latar belakang budaya berbeda.

 

Tips Memulai Karir di FMCG

"Susah nggak sih masuk ke sana?"

Ada 2 cara bagi kamu yang ingin bekerja di perusahaan FMCG terkenal, seperti Loreal, Danone, Indofood, dan sebagainya. Pertama,  melalui program magang (internship) . Kedua, dengan mendaftar Management Trainee (MT).

  • Magang (Internship)

Rata-rata durasi program magang berkisar antara 3-6 bulan. Untuk mengetahui posisi dan persyaratannya, kamu dapat mengecek situs perusahaan secara berkala. Andin, salah satu peserta magang di Unilever Internship Programme (ULIP) 2020, membagikan pengalamannya saat menjadi intern di sana.

Tips Berkarir di FMCG

  • Management Trainee (MT)

Management Trainee adalah program pengembangan karir yang bertujuan untuk menyiapkan calon manager di masa depan. Peserta MT akan dipindah-pindah ke beberapa divisi untuk mengenal seluk beluk perusahaan. Bagi kamu yang baru lulus kuliah (fresh graduate) dan menyukai tantangan, nggak ada salahnya untuk mencoba!

---

Semoga artikel ini bisa menjadi insight bagi kamu yang baru memulai kerja atau ingin berpindah ke industri FMCG. Masih bingung mencari pekerjaan yang cocok dengan minat dan skill kamu? Tak usah ragu, Skill Academy punya berbagai kelas yang siap membantu perjalanan karirmu.

Tingkatkan kualitas dengan ikut kelas di skill academy!

Referensi:

Apa itu FMCG [Daring]. Tautan: https://www.investopedia.com/terms/f/fastmoving-consumer-goods-fmcg.asp (diakses 14-15 Juli 2021)

Keuntungan berkarir di FMCG [Daring]. Tautan:

https://blogs.kcl.ac.uk/kingscareers/why-consider-a-career-in-fmcg/#.YO2dp5gzbIU

https://theundercoverrecruiter.com/working-in-fmcg/ (diakses 14-15 Juli 2021)

Skill yang dibutuhkan di FMCG [Daring]. Tautan: https://www.brightnetwork.co.uk/career-path-guides/consumer-fmcg-retail/retail-fmcg-skills-you-need-get-sector/ (diakses 14-15 Juli 2021)

Sumber Gambar:

Campaign kemasan baru Aqua [Daring]. Tautan: https://nationalgeographic.grid.id/read/131658059/dukung-bumi-yang-lebih-baik-aqua-produksi-botol-kemasan-100-daur-ulang?page=all (diakses 14-15 Juli 2021)

Profile

Salsabila Nanda

Anak broadcasting yang cita-citanya mau jadi PR, tapi malah jadi content writer. Siang kerja, malam nonton teen drama. Terima kasih sudah baca tulisanku!

Beri Komentar