Perbedaan Manajer dan Supervisor, Tugas, Peranan, Hingga Gaji

Gulman Azkiya Sep 21, 2022 • 6 min read


bedanya-manajer-dan-supervisor

Artikel ini membahas mengenai perbedaan manager dan supervisor.

--

Kamu pastinya sudah tidak asing dengan dua istilah ini. Yap, manager dan supervisor. Memiliki peran penting dalam tim, membuat dua posisi ini dapat mempengaruhi performa karyawan yang ada. Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya apa perbedaan antara kedua posisi ini? Jawaban yang paling pasti mengenai perbedaaan manajer dan supervisor adalah kedudukan manager lebih tinggi dari pada supervisor. Nah, supaya kamu mengetahui lebih dalam terkait perbedaannya, yuk simak artikel berikut. 

Apa itu manager?

Manager biasanya dikenal dengan sosok yang berposisi untuk memimpin sebuah tim atau divisi dalam struktur manajerial. Seorang manajer umumnya memiliki wewenang untuk membuat keputusan penting terkait aktivitas bisnis dalam sebuah tim. Hal ini termasuk menentukan tujuan, mengelola SDM, dan mengidentifikasi karyawan serta tugas yang harus mereka lakukan. 

Dikutip dari Indeed.com, berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab manajer:

  1. Bertemu dengan pimpinan perusahaan
  2. Menerima feedback tentang kinerja departemen atau tim yang dipimpinnya
  3. Berkolaborasi dengan departemen SDM untuk mengidentifikasi, mewawancarai, dan merekrut karyawan
  4. Mendelegasikan tugas kepada karyawan dan memberikan umpan balik secara teratur tentang kinerja mereka
  5. Mengevaluasi kinerja karyawan dengan menggunakan sistem manajemen kinerja dan menetapkan tujuan untuk karyawan selama setiap kuartal

Di samping itu, biasanya manager juga bertanggung jawab atas semua perencanaan mengenai kinerja tim dan juga aktivitas dari upaya menjalankan rencana tersebut. 

Baca juga: 8 Top Skill yang Harus Kamu Miliki Sebagai Seorang Manajer

Apa itu supervisor?

Secara struktural supervisor memiliki posisi yang lebih rendah dari manajer. Seorang supervisor biasanya memiliki tanggung jawab terhadap performa karyawan. Supervisor juga bekerja sama dengan karyawan untuk memastikan apakah mereka melakukan tugas yang selaras dengan tujuan yang ditetapkan manajer. Sehingga bisa dibilang pekerjaan yang dilakukan posisi ini lebih fokus pada urusan administrasi dan pelaksanaan tugas. 

Selain hal di atas, seorang supervisor juga memiliki beberapa tugas dasar seperti:

  1. Membuat sasaran kinerja dan menetapkan tenggat waktu yang sesuai dengan rencana perusahaan
  2. Mengawasi alur kerja untuk membantu karyawan mengetahui tanggung jawab pekerjaan dan tugas yang harus diselesaikan
  3. Melatih karyawan dengan memberi mereka umpan balik yang konstruktif untuk membantu melakukan tugas-tugas tertentu
  4. Mengelola alur kerja
  5. Mengumpulkan dan menyerahkan laporan kinerja kepada manajer

Perbedaan manager dan supervisor

Setelah mengetahui definisi dari manajer dan supervisor, selanjutnya kita akan membahas mengenai perbedaan antara kedua posisi ini. 

1. Tujuan

Dikutip dari Betterup, salah satu tujuan utama manajer adalah mengembangkan strategi yang mendukung strategi perusahaan yang lebih besar. Strategi-strategi ini dirancang untuk menciptakan keuntungan dan keberlanjutan jangka panjang. Manajer juga harus menilai strategi yang mereka usulkan dan memberikan gambaran umum tentang manfaat dan risiko. Oleh sebab itu, keberhasilan strategi yang telah disusun ini erat kaitannya dengan kinerja tim. Seorang manajer harus dapat memastikan bahwa sumber daya yang tersedia digunakan dengan benar.

Sedangkan tujuan supervisor lebih fokus pada memaksimalkan performa karyawan. Ini berarti adanya upaya menciptakan komunikasi yang jelas dan memberikan arahan terkait tugas-tugas yang akan dikerjakan. Selain itu, dalam memaksimalkan kinerja karyawan, supervisor juga melatih karyawan sehingga mereka dapat menyelesaikan tugas mereka secara efisien.

2. Tingkat otoritas

Secara tingkat otoritas, seorang manajer memiliki posisi lebih tinggi dari supervisor. Adapun karena manajer adalah pemimpin dari sebuah divisi atau departemen. Oleh sebab itu, dalam aktivitas kerjanya, supervisor melapor kepada manajer tentang perkembangan yang berkaitan dengan produk, layanan, dan karyawan yang bekerja di bawah arahan mereka. 

posisi-manager

(Sumber: Pexels.com - Energepic.com)

Di samping itu, biasanya sebuah perusahaan bisa memiliki beberapa supervisor yang melapor kepada seorang manajer tergantung pada ukurannya. Manajer juga memiliki wewenang untuk mempromosikan seorang karyawan untuk menjadi supervisor jika mereka unggul dalam peran mereka saat ini.

3. Peran dalam tim

Terkait peran dalam tim, seorang manajer lebih berfokus pada peningkatan efektivitas karyawannya. Hal ini termasuk juga memperhatikan pengembangan tim dari waktu ke waktu untuk memenuhi tuntutan jangka panjang. 

perbedaan-manager-dan-supervisor

Di sisi lain, supervisor lebih sering terlibat dalam pengawasan terhadap kinerja karyawan. Mereka memastikan bahwa tugas diselesaikan sesuai dengan instruksi dan tepat waktu. Hal ini membuat interaksi antara supervisor dengan karyawan cukup intens.

4. Gaji dan jenjang karir 

Secara umum, gaji seorang manajer lebih besar dari pada supervisor. Hal ini tentunya tidak terlepas dari perbedaan tugas dan tanggung jawab. Seperti yang kamu ketahui, manajer memiliki tanggung jawab yang lebih besar, baik kepada tim ataupun kepada atasan. Bahkan tak jarang manajer bisa langsung bertanggung jawab pada tingkatan yang lebih tinggi seperti kepada CEO atau COO. 

Untuk gaji junior manager bisa mencapai 10-15 juta rupiah. Sedangkan untuk status senior atau general manager bisa mencapai 35 juta rupiah. Sedangkan untuk gaji supervisor yaitu sekitar 7-8 juta rupiah. 

Selain itu, dalam jenjang karir seorang karyawan biasa dapat menjadi supervisor jika memiliki performa yang baik. Namun, hal ini tentunya juga bergantung dengan penilaian manajer. Sedangkan untuk menjadi seorang manajer biasanya memiliki pengalaman yang lebih kurang sekitar 5 tahun dan bisa juga memiliki pendidikan dengan latar belakang manajemen. Pada beberapa kasus, biasanya seorang manajer harus memiliki pengalaman yang cukup dan juga kemampuan seperti manajemen, leadership, dan beberapa softskill lainnya. 

Nah, jika kamu yang berniat meningkatkan kemampuan sebagai manager ataupun supervisor, yuk langsung saja klik banner di bawah ini untuk mengikuti kelasnya. Karena selain dibimbing oleh instruktur profesional, kamu juga bisa mendapatkan berbagai tips terkait kemampuan tersebut. 

New call-to-action

--

Itu dia penjelasan mengenai perbedaan manager dan supervisor. Bagi kamu yang mungkin ingin meningkatkan kemampuan kerja agar dapat menggapai karier impian, langsung saja ke Skill Academy. Karena di Skill Academy tersedia berbagai kelas yang sesuai dengan minatmu. Jadi tunggu apa lagi? Ayo upgrade skill-mu dan raih kesuksesan. 

Tingkatkan kualitas dengan ikut kelas di skill academy!

Referensi

Indeed.com. (2021). Manager vs. Supervisor: What's the Difference? https://www.indeed.com/career-advice/career-development/manager-vs-supervisor [Daring] (Diakses 19 September 2022)

Waters, Shonna. (2021). In manager vs. supervisor, find out which differences matter. https://www.betterup.com/blog/manager-vs-supervisor [Daring] (Diakses 19 September 2022)

Profile

Gulman Azkiya

Content Writer at Ruangguru | Masih dalam tahapan mempelajari SEO dan Digital Marketing

Beri Komentar