6 Cara Agar Jualanmu Laris Manis di Instagram

Devi Lianovanda Jun 26, 2021 • 7 min read


cara jualan di instagram

Mau jualan laris manis di Instagram tapi nggak tahu harus bagaimana? Tenang, di artikel ini kamu akan tahu 6 caranya!

--

Teknologi bikin banyak hal jadi lebih mudah. Belanja, misalnya. Dulu, kalau mau beli sesuatu, kita harus datang ke tempat jualan, pilih-pilih, lalu beli. Tapi sekarang, kita bisa beli banyak barang lewat handphone. Rebahan, sambil scroll e-commerce atau sosial media, nemu barang lucu, checkout. 2 hari kemudian barangnya sampai.

Dari sini kita bisa melihat kalau teknologi dapat merubah perilaku banyak orang. Dari yang awalnya belanja offline jadi belanja online. Nah, kamu bisa melihat ini sebagai peluang. Karena teknologi nggak cuma memudahkan orang-orang yang mau belanja, tapi juga orang-orang yang mau jualan.

Nggak perlu punya lapak atau sewa tempat, kamu bisa jualan. Bisa lewat e-commerce, atau lewat sosial media. Salah satunya adalah jualan di Instagram.

Instagram dipakai sama banyak banget orang. Dari data NapoleonCat, pengguna Instagram di Indonesia per Mei 2021 adalah sebanyak 88 juta. Berarti, hampir ⅓ penduduk Indonesia pakai Instagram.

“Pengin, sih. Tapi gimana, sih, cara jualan di Instagram?”

Nah, kamu baca artikel yang tepat. Di sini, akan ada 6 cara jualan online di Instagram. Yuk, baca sampai habis!

1. Buat akun bisnis

Akun bisnis punya perbedaan fitur dengan akun pribadi. Dengan akun bisnis, kamu bisa melihat insight yang diberikan Instagram. Misalnya insight dari tiap konten yang kamu unggah dan insights overview dari profil kamu.

Dari insight ini, kamu bisa melihat audiens. Misalnya, asal kota, umur, dan gender. Dengan data ini, kamu bisa lebih memahami followers dan menyusun strategi dan konten pemasaran yang lebih sesuai.

Cara bikinnya, mudah. Pertama, buat akun Instagram seperti biasa. Lalu, klik icon 3 garis di kanan atas profil, pilih setting > account, lalu scroll sampai bawah dan pilih switch to professional account. Selanjutnya, kamu hanya perlu mengikuti langkah-langkah yang ada.

contoh tampilan instagram bisnis

Di akun bisnis, kamu juga bisa menambahkan kontak seperti nomor telepon atau alamat email untuk dihubungi. Di bagian bio, kamu bisa menulis deskripsi singkat tentang akunmu dan juga alamat website untuk membeli produk. 

Misalnya, Instagram Skill Academy. Di bionya dijelaskan bahwa Skill Academy adalah platform pelatihan online. Telah tersedia di Android, dan ada juga link menuju website-nya.

 

2. Gunakan Instagram ads

Coba diingat lagi, waktu buka Instagram, kadang ada feeds atau instastory yang ada tulisan “sponsored”nya, kan? Nah, itu adalah Instagram ads.

contoh instagram ads

Dengan membuat iklan di Instagram, kamu bisa meningkatkan jumlah followers, brand awareness, dan juga penjualan.

Instagram ads bisa disesuaikan dengan budget yang kamu punya. Kamu bisa menentukan jangkauan iklan ini. Misalnya, reach daerah, usia pengguna, jenis kelamin, dan lainnya. Selain itu kamu juga bisa mengatur penempatan iklan, cukup di Instagram saja atau semua aplikasi yang bekerjasama dengan Facebook.

Ikuti kelas: Sukses Bisnis Online di Instagram

 

3. Unggah konten berkualitas

Sebelum membeli produk, pembeli tentu melihat dan pilih-pilih dulu. Membandingkan produk yang satu dengan yang lain. Mulai dari tampilan hingga harga.

Agar produk jualanmu menarik hati, tentunya kamu harus mengunggah konten yang menarik juga. Karena itu, kualitas foto produk perlu diperhatikan. Seperti tata letak, pencahayaan, background, dan lainnya. Agar lebih ciamik, diedit sedikit-sedikit boleh. Asal jangan berlebihan.

Caption juga nggak kalah penting. Buat caption yang informatif tentang produk. Misalnya kalau produk baju, ada nama bajunya, harga, detail ukuran, bahan, dan lainnya. Jadi, konsumen punya gambaran yang jelas tentang produk yang mau mereka beli.

 

4. Gunakan Instagram shopping

Instagram shopping adalah fitur Instagram yang launching tahun 2020 kemarin. Dengan fitur ini, kamu bisa membuat katalog produk digital sekaligus memberi label harga, deskripsi produk, dan tautan ke website pembelian. Nantinya, katalog ini akan muncul pada section shop di Instagram.

Dilansir dari socialmamosa.com, tujuan utama dari fitur ini adalah meningkatkan penjualan dan engagement. Dengan konten yang shoppable, membuat niatan pelanggan untuk membeli produk jadi lebih tinggi. Karena produk bisa dibeli hanya dengan satu kali klik tanpa perlu berganti-ganti aplikasi.

Untuk bisa menggunakan fitur ini, pastikan akun jualanmu sudah diatur jadi akun bisnis, ya.

Baca juga: 3 Manfaat Instagram Shopping untuk Tingkatkan Penjualan Bisnismu

 

5. Pakai hashtag

Hashtag atau tagar (#) digunakan untuk memperluas audiens di Instagram. Penggunaan hashtag membuat konten yang kamu unggah muncul dihalaman tagar tersebut. Kalau kamu menggunakan hashtag di Instagram story, itu juga bisa membuatnya muncul di halaman tagar yang relevan.

Misalnya, kamu jualan kacamata. Lalu kamu menggunakan hashtag #jualkacamata, maka saat orang mengetik itu di kolom pencarian, kontenmu akan muncul. Kamu juga bisa menambahkan #kacamatamurah, #kacamakorea, dan #kacamatafashion. Agar kemungkinan produk ditemukan lebih besar. Karena biasanya orang mencari kacamata dengan keyword yang berbeda-beda.

Penggunaan hashtag yang tepat bisa membuat postingan kamu muncul di explore Instagram dan menambah exposure. Dilansir dari Hootsuite, nggak ada jumlah hashtag yang tepat untuk setiap postingan. Tapi, 11 tagar merupakan jumlah yang bagus.

 

6. Kerjasama dengan influencer

Influencer adalah mereka yang bisa memberikan pengaruh ke orang lain. Misalnya, YouTuber, Content Creator, Beauty Vlogger, Blogger, dan Public Figure. Biasanya, mereka punya engagement yang bagus dengan followersnya.

Berdasarkan laporan Nielsen’s Customers Trust Index, 92% pelanggan lebih percaya influencer marketing daripada iklan tradisional.

Influencer sendiri punya tingkatan berdasarkan jumlah followersnya. Kalau bisnismu masih kecil, kamu bisa mulai dengan micro influencer dengan 10 ribu sampai 100 ribu followers.

 

Nah, itu tadi 6 cara jualan di Instagram. Dalam memulai bisnis, kamu harus sabar dan konsisten. Karena nggak ada yang instan. Semuanya butuh proses dan waktu.

Kamu bisa belajar cara jualan di Instagram lebih lengkap di Skill Academy. Di kelas ini, kamu akan belajar mulai dari pengenalan Instagram untuk bisnis, menentukan produk yang tepat untuk dijual, cara bikin konten sampai cara promosi. Paket komplit buat belajar bisnis. Tunggu apa lagi? Yuk belajar di Skill Academy!

Tingkatkan kualitas dengan ikut kelas di skill academy!

Referensi:

Donnelly, Gordon. 2021. ‘Selling on Instagram: 5 Steps to Make Money and Move Units’ [daring]. Tautan: https://www.wordstream.com/blog/ws/2018/11/15/selling-on-Instagram (Diakses pada: 24 Juni 2021)

Fertik, Michael. Why Is Influencer Marketing Such A Big Deal Right Now?’ [daring]. Tautan: https://www.forbes.com/sites/michaelfertik/2020/07/02/why-is-influencer-marketing-such-a-big-deal-right-now/?sh=7c45810575f3 (Diakses pada: 24 Juni 2021)

Profile

Devi Lianovanda

Content Writer at Ruangguru. Terima kasih sudah baca sampai sini!

Beri Komentar