Jangan Bingung, Intip Perbedaan Interview HRD dengan Interview User

Salsabila Nanda Okt 12, 2021 • 7 min read


Perbedaan dan Tips Menghadapi Interview HRD & Interview User

Banyak yang belum mengetahui perbedaan antara interview HRD dengan interview user. Kedua tahapan wawancara ini selalu ada saat melamar kerja. Apa saja perbedaan dan bagaimana cara menghadapinya?

---

Untuk dapat diterima di sebuah perusahaan, kamu harus melalui beberapa tahapan. Mulai dari penyaringan berkas, wawancara, tes kemampuan, medical check up, dan offering letter. Wawancara atau interview bertujuan untuk mengetahui karakter dan kemampuan si pelamar. Wawancara kerja biasanya terbagi menjadi 2 jenis, yaitu interview HRD dan interview user. Yuk, ketahui perbedaannya agar kamu lebih siap!

Apa Itu Interview HRD?

Setelah menerima CV, pihak perusahaan akan menghubungi kamu untuk melakukan wawancara. Rentang waktu dari mengirim CV sampai wawancara berkisar antara 1-2 minggu. Kalau lewat dari itu, kamu bisa melakukan follow up alias menanyakan status lamaranmu melalui email. Gunakan bahasa yang sopan dan hubungi mereka di waktu kerja ya.

Baca Juga: Belum Dihubungi HRD? Jangan-jangan Kamu Kena Ghosting

Interview HRD adalah tahapan dimana kamu bertemu dengan HRD secara langsung atau virtual. Jika jadwal mereka sedang padat, wawancara bisa saja dilakukan lewat panggilan telepon. Apapun itu, pastikan nomor dan alamat email yang kamu cantumkan benar. Interview HRD bertujuan untuk mengenal kepribadian, kelebihan, kekurangan, dan mengetahui kecocokan antara budaya perusahaan dengan cara kamu bekerja.

Pertanyaan Interview HRD

Kira-kira pertanyaan seperti apa yang dilontarkan saat interview HRD? Jangan khawatir, kita punya daftar pertanyaan umum yang sering diajukan saat wawancara kerja. Ini dia!

  • Ceritakan tentang diri kamu?
  • Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan kami?
  • Mengapa kamu tertarik bekerja di posisi dan perusahaan ini?
  • Apa kekurangan dan kelebihan kamu saat bekerja?
  • Apakah kamu bersedia jika ditempatkan di luar kota?
  • Apa saja ekspektasi kamu jika diterima di perusahaan ini?
  • Bagaimana cara kamu menghadapi tekanan saat bekerja?
  • Kapan kamu bisa mulai bekerja?
  • Berapa gaji yang kamu harapkan?
  • Apakah ada hal yang ingin ditanyakan kepada kami?

Baca Juga: Cara Menjawab “Berapa Gaji yang Kamu Harapkan” Saat Interview

Tips Menghadapi Interview HRD

Agar wawancara kerja berjalan sukses, ada cara yang bisa dilakukan sebelum menghadapi interview HRD. Kamu bisa berlatih terlebih dahulu agar tidak gugup saat sesi wawancara tiba. Di bawah ini tips menjawab pertanyaan dari HRD:

  • Riset perusahaan

Pastikan kamu tahu seluk-beluk kantor yang dilamar. Tak perlu sampai detail, cukup pelajari tentang industri dan produk yang mereka jual. Sebagai contoh, kamu melamar di perusahaan X. Kamu harus tahu apakah mereka bergerak di industri e-commerce, finansial, pertambangan, asuransi, atau FMCG? Kamu juga perlu mengenal produk perusahaan dengan baik. Apa saja yang mereka jual? Apakah jasa transportasi atau kebutuhan sehari-hari? Dengan melakukan riset, wawasan kamu akan bertambah dan memudahkan kamu saat menjawab pertanyaan dari HRD.

  • Jujur dan Tidak Berlebihan

Setiap kandidat ingin menampilkan kesan terbaik saat wawancara. Meski begitu, kamu dilarang untuk memberikan informasi palsu terkait latar belakang yang kamu miliki. Seorang HRD akan melakukan cross check untuk memastikan kebenaran data yang diberikan si pelamar. Jawab pertanyaan dengan jujur dan apa adanya. Kalau kamu belum paham dengan pertanyaannya, boleh kok meminta HRD untuk menjelaskan lebih lanjut. Mereka nggak gigit lho, santai aja ya!

Baca Juga:  8 Cara Membatalkan Interview Kerja Secara Profesional

  • Berpakaian sopan

Sebagian perusahaan memberikan dresscode hitam putih untuk wawancara. Kalau kantor yang kamu lamar tidak memberitahu soal dresscode, kamu bisa mengenakan pakaian semi formal atau kasual. Pegawai korporat umumnya mengenakan pakaian kerja semi formal seperti blouse, blazer, atau kemeja. Berbeda dengan perusahaan start-up dan agency yang mengizinkan karyawannya untuk memakai kaus, jeans, dan perpaduan warna yang lebih terang. Hindari penggunaan aksesoris dan parfum yang terlalu banyak. Ingat, rapi bukan berarti berlebihan.

 

Apa Itu Interview User?

User adalah calon atasan kamu saat bekerja nanti. Bisa seorang associate, manajer, atau VP. Interview user bertujuan untuk menggali kemampuan teknis (skill) yang ada di dalam CV. Wawancara user biasanya lebih lama dan mendalam, sebab mereka akan memberi tes untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh kandidat. Materi tesnya berbeda-beda, tergantung posisi pekerjaan yang kamu lamar. 

Baca Juga: Cara Membuat Cover Letter Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Pertanyaan Interview User

Apa saja contoh pertanyaan ketika interview user? Tak perlu takut, wawancara kerja dengan user akan berjalan lancar jika kamu benar-benar memahami pengetahuan dan teknis terkait posisi tersebut. Berikut contoh pertanyaan saat interview user:

  • Ceritakan tentang pengalaman kamu sebelumnya?
  • Apa saja yang kamu kerjakan di posisi sebelumnya?
  • Apakah kamu pernah mengerjakan sebuah project atau campaign besar?
  • Apa kendala yang kamu hadapi saat bekerja dan bagaimana mengatasinya?
  • Apa yang kamu ketahui tentang pekerjaan ini?
  • Tools apa yang kamu gunakan untuk membantu pekerjaan sehari-hari?
  • Seberapa sering kamu menggunakan tools tersebut? Apa kegunaannya?
  • Bisakah kamu menyelesaikan kasus seperti ini?
  • Jelaskan metode atau tahapan untuk menyelesaikan kasus ini? 
  • Apa alasan kamu menggunakan metode tersebut?
  • Menurut kamu, mana yang lebih efektif? Metode A atau metode B?
  • Butuh berapa lama untuk menyelesaikan kasus seperti ini?
  • Tim seperti apa yang kamu butuhkan?

Baca Juga: Rekomendasi Situs Pencari Kerja Dalam dan Luar Negeri

Tips Menghadapi Interview User

Tak perlu panik jika mendapat panggilan wawancara user. Kamu bisa mengikuti cara-cara di bawah ini agar interview user berjalan dengan lancar dan menyenangkan.

  • Kenali User

Selain profil perusahaan, nggak ada salahnya untuk mengenal user sebelum hari wawancara tiba. Kamu bisa melihat melalui akun Linkedin mereka. Hal ini mengantisipasi rasa gugup dan cemas yang mungkin melanda hati kamu. Dengan melihat profil user, kamu jadi tahu seperti apa wajah, jabatan, hingga interest yang dimiliki calon atasan. 

Baca Juga: Lengkap! 21 Istilah Digital Marketing yang Wajib Diketahui

  • Berlatih Mengerjakan Tes

User ingin menggali sejauh mana kemampuan yang dimiliki oleh kandidat. Oleh sebab itu, kamu harus paham mengenai posisi yang dilamar. Pahami jobdesc dan tools yang terkait dengan pekerjaan tersebut. Kamu juga bisa berlatih memecahkan studi kasus yang mungkin diberikan user saat wawancara. Interview user berlangsung lebih lama, sehingga kamu harus siap menjawab pertanyaan dan tantangan yang diberikan mereka.

  • Aktif dan Percaya Diri

Interview kerja adalah proses perkenalan antara kamu dengan perusahaan. Maka, kamu berhak bertanya seputar budaya, hambatan, dan proyek yang biasa dikerjakan oleh user dan timnya. Cari tahu sedetail mungkin agar kamu tidak ragu saat menerima offering letter di kemudian hari. User akan merasa senang jika kandidatnya terlihat aktif dan bersemangat. Selain itu, kamu bisa berlatih intonasi, mimik wajah, dan cara menjawab pertanyaan agar tampil percaya diri.

---

Semoga artikel ini membantu kamu yang sedang galau menunggu hari interview tiba. Ingat, practice makes perfect. Semakin sering berlatih, semakin lancar kamu mengikuti wawancara. Gugup di awal itu wajar kok, kamu bisa mengatasinya dengan menonton kelas sukses interview kerja di Skill Academy. Selamat mencoba!

Kelas Sukses Kerja Skill Academy

Referensi:

Interview HRD dan Pertanyaannya [Daring]. Tautan:  https://www.welcometothejungle.com/en/articles/hr-interview

https://www.themuse.com/advice/interview-questions-and-answers#0b865257-baf3-44f4-aa2a-75a2b288b740

Berpakaian Saat Interview [Daring]. Tautan:

https://www.thebalancecareers.com/best-interview-attire-for-every-type-of-interview-2061364

Interview User dan Pertanyaannya [Daring]. Tautan:

https://stephaniewalter.design/blog/a-cheatsheet-for-user-interview-and-follow-ups-questions/

(diakses 9-11 Oktober 2021) 

Profile

Salsabila Nanda

Anak broadcasting yang cita-citanya mau jadi PR, tapi malah jadi content writer. Siang kerja, malam nonton teen drama. Terima kasih sudah baca tulisanku!

Beri Komentar