Jangan Bingung, Intip Perbedaan Interview HRD dengan Interview User

Salsabila Nanda Okt 12, 2022 • 9 min read


interview hrd dan user

Banyak yang belum mengetahui perbedaan antara interview HRD dengan interview user. Kedua tahapan wawancara ini selalu ada saat melamar kerja. Apa saja perbedaan dan bagaimana cara menghadapinya?

---

Untuk dapat diterima di sebuah perusahaan, kamu harus melalui beberapa tahapan seleksi kerja. Mulai dari penyaringan berkas atau seleksi administrasi, wawancara kerja, psikotes, technical test, medical check up, dan offering letter. Wawancara atau interview kerja bertujuan untuk mengetahui karakter dan kemampuan kandidat atau pelamar. Nah, wawancara kerja biasanya terbagi menjadi 2 jenis, yaitu interview HRD dan interview user. Yuk, ketahui perbedaan keduanya agar kamu lebih siap!

Apa itu interview HRD?

Setelah lolos screening CV, biasanya pihak perusahaan akan menghubungi kamu untuk melakukan wawancara kerja. Rentang waktu dari mengirim CV sampai wawancara kerja umumnya berkisar antara 1-2 minggu, namun setiap perusahaan memiliki kebijakan dan proses rekrutmen yang berbeda-beda. Tapi, jika sudah lewat dari 2 minggu, kamu bisa melakukan melakukan follow up alias menanyakan status lamaran kerja melalui email. Gunakan bahasa yang sopan dan hubungi mereka di waktu kerja ya.

Interview HRD adalah tahapan wawancara dimana kamu bertemu dengan HRD secara langsung atau online. Jika jadwal mereka sedang padat, wawancara bisa saja dilakukan lewat panggilan telepon. Melalui media apapun itu, pastikan nomor telepon dan alamat email yang kamu cantumkan benar. Interview HRD bertujuan untuk mengenal kepribadian, kelebihan, kekurangan, dan mengetahui kecocokan antara budaya perusahaan dengan cara kamu bekerja. Umumnya, interview HRD dilakukan di tahap awal sebelum interview user. 

Baca Juga: Belum Dihubungi HRD? Jangan-jangan Kamu Kena Ghosting. Ini Cara Mengatasinya!

Pertanyaan interview HRD

Kira-kira pertanyaan seperti apa yang dilontarkan saat interview HRD? Jangan khawatir, berikut daftar pertanyaan wawancara kerja yang paling sering diajukan saat interview HRD. Ini dia!

  1. Ceritakan tentang diri kamu?
  2. Darimana kamu mendapatkan informasi lowongan kerja ini?
  3. Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan kami?
  4. Mengapa kamu tertarik bekerja di posisi dan perusahaan ini?
  5. Apa kekurangan dan kelebihan kamu saat bekerja?
  6. Apakah kamu bersedia jika ditempatkan di luar kota?
  7. Apa saja ekspektasi kamu jika diterima di perusahaan ini?
  8. Apa motivasi kamu bekerja di perusahaan ini?
  9. Bagaimana cara kamu menghadapi tekanan saat bekerja?
  10. Kapan kamu bisa mulai bekerja?
  11. Kenapa kami/ perusahaan harus menerima kamu?
  12. Kenapa resign/ berhenti dari pekerjaan sebelumnya?
  13. Coba ceritakan rencanamu 5 tahun ke depan?
  14. Berapa gaji yang kamu harapkan?
  15. Apakah ada hal yang ingin ditanyakan kepada kami?

-- Dapatkan tips dan trik untuk sukses hadapi interview kerja langsung dari Kak Iman Usman! Di kelas ini, kamu juga akan belajar cara menjawab pertanyaan interview dengan baik dan menghindari hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat wawancara. Klik banner berikut untuk beli kelasnya! --

interview kerja dan cara menjawabnya

Tips menghadapi interview HRD

Agar wawancara kerja berjalan sukses, ada cara yang bisa dilakukan sebelum menghadapi interview HRD. Kamu bisa berlatih terlebih dahulu agar tidak gugup saat sesi wawancara tiba. Di bawah ini tips menjawab pertanyaan dari HRD:

1. Riset perusahaan

Sebelum wawancara kerja, pastikan kamu tahu seluk-beluk kantor dan posisi yang dilamar. Tak perlu sampai detail, cukup pelajari tentang industri, produk yang mereka jual, dan visi-misi perusahaan. Sebagai contoh, kamu melamar di perusahaan X. Maka kamu harus tahu apakah mereka bergerak di industri e-commerce, finansial, pertambangan, perbankan, asuransi, atau FMCG?

Kamu juga perlu mengenal produk perusahaan dengan baik. Apa saja yang mereka jual? Apakah jasa transportasi atau kebutuhan sehari-hari? Dengan melakukan riset, wawasan kamu akan bertambah dan memudahkan kamu saat menjawab pertanyaan dari HRD. Jika kamu memiliki teman yang bekerja di perusahaan yang kamu lamar, maka kamu dapat bertanya tentang perusahaan tersebut untuk memberi informasi tambahan. 

2. Jujur dan tidak berlebihan

Setiap kandidat tentu ingin menampilkan kesan terbaik saat wawancara. Meski begitu, kamu dilarang untuk memberikan informasi palsu terkait latar belakang yang kamu miliki. Seorang HRD biasanya akan melakukan cross check untuk memastikan kebenaran data yang diberikan si pelamar. Jawab pertanyaan HRD dengan jujur dan apa adanya. Kalau kamu belum paham dengan pertanyaannya, boleh kok meminta HRD untuk menjelaskan lebih lanjut. Mereka nggak gigit lho, santai aja ya!

Baca Juga: 8 Cara Membatalkan Interview Kerja Secara Profesional

 

3. Berpakaian sopan dan rapi

Sebagian perusahaan memberikan dresscode hitam putih untuk wawancara. Apaila perusahaan yang kamu lamar tidak memberitahu soal dresscode, kamu bisa mengenakan pakaian semi formal atau kasual. Pegawai korporat umumnya mengenakan pakaian kerja semi formal seperti blouse, blazer, atau kemeja. Berbeda dengan perusahaan start-up dan agency yang mengizinkan karyawannya untuk memakai kaus, jeans, dan perpaduan warna yang lebih terang. Hindari penggunaan aksesoris dan parfum yang terlalu banyak. Ingat, rapi bukan berarti berlebihan.

Baca juga: 9 Tips Memilih Pakaian Interview Kerja yang Baik dan Disukai HRD

 

Apa Itu Interview User?

Interview user adalah tahap wawancara kerja dengan calon atasan saat kamu bekerja nantinya. Bisa seorang associate, manajer, atau VP. Biasanya, interview user dilakukan setelah kamu berhasil lolos interview HRD atau technical test.

perbedaan interview hrd dan user

Interview user bertujuan untuk menggali kemampuan teknis (skill) kandidat yang ada di dalam CV. Oleh karena itu, pertanyaan saat wawancara user biasanya lebih banyak dan mendalam, sebab mereka akan memberi tes untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh kandidat. Materi tes atau pertanyaan yang diberikan bisa berbeda-beda, tergantung posisi pekerjaan yang kamu lamar. Kamu bisa mencari informasi pekerjaan yang kamu lamar untuk menambah pengetahuan agar dapat menjawab pertanyaan user dengan lebih baik. Meskipun belum memiliki pengalaman, paling tidak kamu mengetahui sedikit terkait posisi yang dilamar. 

 

Pertanyaan Interview User

Pertanyaan apa saja yang sering muncul saat interview user? Tak perlu takut, wawancara kerja dengan user akan berjalan lancar jika kamu benar-benar memahami pengetahuan dan teknis terkait posisi tersebut. Berikut contoh beberapa pertanyaan saat interview user:

  1. Ceritakan tentang pengalaman kamu sebelumnya?
  2. Apa saja yang kamu kerjakan di posisi sebelumnya?
  3. Apakah kamu pernah mengerjakan sebuah project atau campaign besar?
  4. Apa kendala yang kamu hadapi saat bekerja dan bagaimana mengatasinya?
  5. Apa yang kamu ketahui tentang pekerjaan ini?
  6. Tools apa yang kamu gunakan untuk membantu pekerjaan sehari-hari?
  7. Seberapa sering kamu menggunakan tools tersebut? Apa kegunaannya?
  8. Bisakah kamu menyelesaikan kasus seperti ini?
  9. Jelaskan metode atau tahapan untuk menyelesaikan kasus ini?
  10. Apa alasan kamu menggunakan metode tersebut?
  11. Menurut kamu, mana yang lebih efektif? Metode A atau metode B?
  12. Butuh berapa lama untuk menyelesaikan kasus seperti ini?
  13. Tim seperti apa yang kamu butuhkan?
  14. Bagaimana komunikasi kamu dengan rekan kerja atau tim dari divisi lain?

Baca Juga: 30 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya!

Tips Menghadapi Interview User

Setelah berhasil melalui interview HRD dengan lancar, tak perlu panik jika mendapat panggilan wawancara user. Kamu bisa mengikuti cara-cara di bawah ini agar interview user berjalan dengan lancar dan menyenangkan.

1. Kenali user

Selain profil perusahaan, nggak ada salahnya untuk mengenal user sebelum hari wawancara tiba. Kamu bisa melihat melalui akun Linkedin mereka. Hal ini mengantisipasi rasa gugup dan cemas yang mungkin melanda hati kamu. Dengan melihat profil user, kamu jadi tahu seperti apa wajah, jabatan, hingga interest yang dimiliki calon atasan.

Baca juga: Lengkap! 21 Istilah Digital Marketing yang Wajib Diketahui

 

2. Berlatih mengerjakan test

User ingin menggali sejauh mana kemampuan yang dimiliki oleh kandidat yang akan bekerja dengannya. Oleh sebab itu, kamu harus paham mengenai posisi yang dilamar. Pahami jobdesc dan tools yang terkait dengan pekerjaan tersebut. Kamu juga bisa berlatih memecahkan studi kasus yang mungkin diberikan user saat wawancara. Interview user berlangsung lebih lama, sehingga kamu harus siap menjawab pertanyaan dan tantangan yang diberikan mereka.

 

3. Aktif dan percaya diri

Interview kerja adalah proses perkenalan antara kamu dengan perusahaan. Maka, kamu berhak bertanya seputar budaya, hambatan, dan proyek yang biasa dikerjakan oleh user dan timnya. Cari tahu sedetail mungkin agar kamu tidak ragu saat menerima offering letter di kemudian hari. User akan merasa senang jika kandidatnya terlihat aktif dan bersemangat. Selain itu, kamu bisa berlatih intonasi, mimik wajah, dan cara menjawab pertanyaan agar tampil percaya diri.

Di akhir wawancara, biasanya perekrut akan memberi pertanyaan 'Ada yang mau ditanyakan?' Nah, jangan menjawab dengan tidak ada atau tidak bertanya apapun. Kamu dapat bertanya hal yang membuat kamu penasaran terkait pekerjaan agar terjadi komunikasi 2 arah antara user dan kamu.

Kamu bisa bertanya beberapa pertanyaan seperti:

  1. Tools apa saja yang sering digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan ini? 
  2. Dengan tim mana saja biasanya posisi tersebut bekerja sama? 
  3. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana agar dapat sukses di posisi tersebut?
  4. Bagaimana keseharian mereka yang bekerja di posisi ini?
  5. Apa hal tersulit yang dialami ketika bekerja? 

Pertanyaan di atas hanya contoh, ya. Pertanyaan lainnya bisa kamu sesuaikan dengan posisi atau bidang industri yang kamu lamar. Semangat!

---

Semoga artikel ini membantu kamu yang sedang galau menunggu hari interview tiba. Ingat, practice makes perfect. Semakin sering berlatih, semakin lancar kamu mengikuti wawancara. Gugup di awal itu wajar kok, kamu bisa mengatasinya dengan menonton kelas sukses interview kerja di Skill Academy. Selamat mencoba!

Kelas Sukses Kerja Skill Academy

Referensi:

Interview HRD dan Pertanyaannya [Daring]. Tautan:  https://www.welcometothejungle.com/en/articles/hr-interview

https://www.themuse.com/advice/interview-questions-and-answers#0b865257-baf3-44f4-aa2a-75a2b288b740

Berpakaian Saat Interview [Daring]. Tautan:

https://www.thebalancecareers.com/best-interview-attire-for-every-type-of-interview-2061364

Interview User dan Pertanyaannya [Daring]. Tautan:

https://stephaniewalter.design/blog/a-cheatsheet-for-user-interview-and-follow-ups-questions/

(diakses 9-11 Oktober 2021) 

Profile

Salsabila Nanda

Anak broadcasting yang cita-citanya mau jadi PR, tapi malah jadi content writer. Siang kerja, malam nonton teen drama. Terima kasih sudah baca tulisanku!

Beri Komentar