8 Cara Memperkenalkan Diri dengan Baik Saat Interview Kerja

Gulman Azkiya Jan 14, 2022 • 6 min read


cara-memperkenalkan-diri-saat-interview

Artikel ini membahas mengenai cara memperkenalkan diri saat interview kerja.

--

"Waduh besok ada interview nih”
Tenang guys, kamu tidak usah khawatir. Terkadang memang cukup mendebarkan ketika harus menghadiri proses interview, apalagi ketika diminta memperkenalkan diri atau “Ceritakan Tentang Diri Anda”. Nah, bagi kamu yang masih kebingungan dalam menghadapi situasi tersebut, berikut adalah cara memperkenalkan diri saat interview kerja.

1. Buat dirimu nyaman

Sebelum melakukan interview, sangat penting bagi kamu untuk dapat membuat dirimu nyaman. Merasa grogi ketika akan bertemu dengan recruiter adalah hal yang wajar. Oleh karena itu, agar dapat menumbuhkan rasa nyaman tersebut,  Cobalah yakinkan dirimu bahwa interview ini akan berjalan lancar. Kemudian, bangunlah rasa percaya diri bahwa kamu dapat melakukan hal ini dengan baik.

2. Siapkan salam singkat

Saat pertama kali bertemu dengan para recruiter, cobalah berikan salam singkat dengan tujuan memberikan kesan yang baik dan sopan. Contohnya, 

“Halo.. selamat pagi/siang/sore” dengan menjabat tangan recruiter

Selain itu, pada saat recruiter memperkenalan diri mereka, kamu dapat meresponnya dengan kalimat

“Senang bertemu dengan Anda”

3. Tunjukan bahasa tubuh yang baik dan profesional

Hal ini merupakan bagian yang tidak bisa kamu lupakan. Pada saat melakukan interaksi dengan recruiter cobalah tunjukan bahasa tubuh yang profesional seperti, 

  • Berikan senyuman ramah dengan kontak mata yang wajar
  • Perlihatkan gestur yang tegap
  • Gunakan nada suara yang normal (tidak terlalu tinggi atau rendah)

4. Awali dengan menyebutkan nama lengkap dan panggilan

Biasanya sebelum melanjutkan ke tahapan interview, kamu akan diminta memperkenalkan namamu terlebih dahulu. Dalam melakukan hal ini kamu cukup menyebutkan nama lengkap, domisili, dan juga posisi yang kamu lamar.

Misalnya,  

“Halo, perkenalkan nama saya (nama lengkap) atau bisa juga dipanggil (nama panggilan). Saya tinggal/berdomisili (nama kota) dan berniat melamar sebagai (posisi)”

Ikuti kelas: Sukses Interview/Wawancara Kerja

5. Jelaskan secara singkat dan jelas

Tahapan selanjutnya yang mungkin membuat kamu bingung adalah saat recruiter meminta kamu untuk menceritakan dirimu atau ketika mereka mengatakan seperti “Ceritakan Tentang Diri Anda”. Hal ini memang terkadang bisa membuat kamu sudah grogi duluan. Namun, jika memahami permintaan tersebut, kamu akan dapat menanganinya.

Walaupun terasa sulit, cobalah untuk menceritakan dirimu secara singkat. Jangan sampai kamu malah terjebak dengan hal-hal yang tidak penting, sehingga terkesan bertele-tele. Untuk menghindari hal tersebut, kamu dapat menyusun poin-poin utama dari cerita yang akan dijelaskan pada saat perkenalan diri. 

6. Tentukan awal cerita yang tepat untuk memperkenalkan dirimu

Pada saat recruiter memintamu untuk menceritakan tentang dirimu, yang mereka inginkan bukanlah cerita dari kamu kecil, makanan kesukaan, atau yang lainnya. Dikutip dari careersidekick. Tujuan kamu saat menjawab, "ceritakan tentang diri Anda," adalah untuk memberikan gambaran singkat mengenai karier dan pengalamanmu. Sehingga agar dapat menjawab permintaan tersebut, kamu dapat memulainya dengan menentukan titik awal dari perjalanan kariermu.

Jika masih fresh graduate, maka kamu dapat mengawalinya dengan menjelaskan statusmu sebagai lulusan baru, alasan kamu memilih jurusan kuliah, dan pandanganmu mengenai karier dari jurusanmu tersebut.

Contohnya,

"Saya baru saja lulus pada tahun ini, dengan jurusan manajemen bisnis. Adapun alasan saya memilih jurusan ini, karena saya menyukai bagaimana proses mengelola tim agar sebuah bisnis dapat berjalan dengan baik. Selain itu, menurut saya memulai karier di dunia bisnis pada saat ini sangat meyakinkan."

Sedangkan jika kamu telah pernah bekerja sebelumnya, maka coba jelaskan dari awal kelulusan dan posisi yang pernah kamu ambil sebelumnya.

Contohnya,

"Saya adalah seorang lulusan teknik informasi. Sebelumnya saya telah bekerja selama 3 tahun sebagai web and app developer di beberapa perusahaan. Setelah itu…."

Baca juga: 15 Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Diajukan dan Cara Menjawabnya

7. Fokuskan cerita pada pengalaman dan prestasi yang kamu miliki

Selanjutnya, fokuskan cerita pada pengalaman, prestasi, pencapaian, hingga dengan kemampuan yang kamu miliki. Dengan menjelaskan hal tersebut, kamu dapat meyakinkan recruiter atas dirimu. Namun, yang terpenting adalah semua hal tersebut tentunya harus berhubungan dengan perusahaan dan posisi yang kamu lamar. 

Bagi kamu yang berstatus sebagai lulusan baru, kamu dapat menjelaskan pengalaman organisasi, pelatihan, atau pekerjaan (full time/paruh waktu) yang pernah kamu lakukan selama kuliah. 

Contohnya,

“Selama kuliah, saya cukup aktif mengikuti beberapa organisasi seperti anggota unit kegiatan mahasiswa. Di samping itu, saya juga bekerja paruh waktu sebagai content writer di salah satu agency”

Jika kamu pernah bekerja sebelumnya, kamu juga bisa menambahkan aktivitas yang menunjang kemampuanmu dalam bekerja.

Contohkan,

"Selama  4 tahun, saya telah melakukan berbagai macam jenis pekerjaan, mulai dari mengelola website hingga mengembangkan produk aplikasi. Di perusahaan sebelumnya, Saya berhasil mendapatkan penghargaan atas keberhasilan aplikasi yang saya kembangkan. Kemudian, beberapa waktu lalu, saya baru saja menyelesaikan beberapa pelatihan dan course terkait kemampuan management Saya.”

Baca juga: 20 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat Interview Kerja

8.Akhiri dengan menjelaskan alasan kamu melamar

Langkah selanjutnya yaitu, menutup ceritamu dengan menjelaskan alasan kamu melamar di perusahaan mereka. Misalnya,

“Oleh karena itu, bekerja sebagai (posisi) di perusahaan ini, merupakan kesempatan besar bagi saya untuk dapat meningkatkan keterampilan dan juga membangun karier yang lebih baik kedepannya.”


Gimana guys? Semoga setelah membaca artikel ini, kamu dapat melakukan interview kerja dengan lancar. Itulah beberapa cara memperkenalkan diri pada saat interview kerja. Selain itu, bagi kamu yang berniat menambah dan meningkatkan kemampuan, yuk kunjungi Skill Academy. Karena di Skill Academy kamu dapat mengikuti berbagai kelas pelatihan yang menarik dan tentunya dengan materi yang spesifik.

Tingkatkan kualitas dengan ikut kelas di skill academy!

Referensi

Clark, Biron. (2016). 4 Examples of How to Answer “Tell Me About Yourself” in Interviews. https://careersidekick.com/tell-me-about-yourself-interview-question-answer/[Daring] (Diakses 13 Januari 2022)

Indeed.com. (2021). How to Introduce Yourself in an Interview. https://www.indeed.com/career-advice/interviewing/how-to-introduce-yourself-in-an-interview [Daring] (Diakses 13 Januari 2022)

Profile

Gulman Azkiya

Content Writer at Ruangguru | Masih dalam tahapan mempelajari SEO dan Digital Marketing

Beri Komentar