6 Cara Menjadi Dropshipper untuk Pemula, Pasti Cuan!

Devi Lianovanda Feb 24, 2022 • 7 min read


Cara menjadi dropshipper

Mau mulai bisnis tapi modal minim? Kamu bisa coba jadi Dropshipper. Berikut cara lengkap menjadi Dropshipper untuk pemula!

Dropship adalah bisnis yang digemari banyak orang. Bagaimana tidak, bisnis dropship memberi kamu kesempatan untuk memulai bisnis tanpa mengeluarkan modal yang besar. Modal yang dibutuhkan kecil banget dibandingkan bisnis lainnya. Tapi tetap cuan.

Hebatnya lagi, kamu nggak perlu membeli stok barang yang akan dijual, nggak perlu ribet menyimpan stok barang, dan nggak perlu mengurus pengemasan serta pengiriman pesanan ke konsumen.

“Lho, itu jualan barang ghaib apa gimana? Kok ga ada barangnya?“

Hmm, bukan begitu bestie. Memang begitu cara kerja bisnis dropship. Biar nggak bingung lagi, yuk cari tahu lebih lengkap tentang bisnis ini, cara kerjanya, dan cara menjadi Dropshipper!

 

Apa itu Dropshipper

Dropshipper adalah orang yang menghubungkan pembeli dengan pemasok/supplier. Nah, dropshipping adalah kegiatannya, kegiatan bisnis berjualan produk, tanpa harus memiliki produk apapun. Lho, maksudnya gimana?

Jadi, Dropshipper adalah orang yang sudah bekerja sama dengan supplier untuk menjual produk mereka kepada konsumen. Biar lebih paham, coba simak cara kerja bisnis dropship berikut ini:

  1. Dropshipper membangun toko online dan memajang produk yang dijual.
  2. Pembeli tertarik untuk membeli barang tersebut dan melakukan pembayaran ke Dropshipper (misalnya Rp 50.000).
  3. Dropshipper meneruskan pesanan pembeli ke supplier beserta informasi alamat konsumen dan melakukan pembayaran (Rp 45.000).
  4. Supplier mengirimkan pesanan ke alamat pembeli atas nama Dropshippernya. 

Jadi begitu bestie alasan kenapa Dropshipper nggak perlu beli produk yang akan dijual, karena ia memang bertugas sebagai penghubung. Karena ini juga bisnis ini diminati oleh banyak orang, bisa jadi bisnis sampingan yang oke juga kalo kamu punya pekerjaan utama.

keuntungan menjadi dropshipper

Baca juga: Perbedaan Reseller dan Dropshipper, Mana yang Lebih Menguntungkan?

 

Cara menjadi Dropshipper

Setelah membaca penjelasan di atas, bisnis ini cuan dan oke buat dicoba, kan? Berikut adalah 6 cara menjadi Dropshipper. Yuk, simak!

1. Tentukan jenis produk yang mau dijual

Pertama, yang harus kamu pikirkan adalah produk apa yang mau kamu jual? Untuk menentukan ini, kamu bisa melakukan riset kecil-kecilan dengan mencari tahu:

  • Produk apa yang banyak dibutuhkan orang atau yang sedang nge-trend
  • Lakukan riset keyword terkait niche jualan untuk mengetahui produk apa yang banyak dicari di niche tersebut.
  • Cari tahu apakah produk yang kamu jual bisa mendatangkan keuntungan yang sesuai atau tidak.
  • Temukan produk dengan ongkos kirim yang rendah. Memang bukan urusan kamu, tapi produk dengan ongkos kirim yang mahal bisa bikin konsumen berpikir untuk membelinya.

 

2. Analisis kompetitor

Orang yang menjalankan bisnis dropship tentu bukan kamu sendiri, ada banyak kompetitor di luar sana dengan niche yang sama. Karena itu, gunakan prinsip bisnis ATM atau amati, tiru, dan modifikasi ketika menganalisa kompetitor. 

Amati bagaimana kompetitor memasarkan produk mereka, konten apa saja yang mereka gunakan, bagaimana cara mereka menjangkau target pasar, seperti apa website jualan mereka, dan hal lainnya. Setelah itu, tiru hal-hal baik yang bisa kamu ikuti, tapi jangan ditiru plek-ketiplek, ya. Kamu bisa menambahkan sedikit atau banyak modifikasi dari hasil pengamatan kamu tersebut.

 

3. Pilih supplier yang tepat dan terpercaya

Salah satu faktor penting dalam menjalankan bisnis dropship adalah memilih supplier yang tepat dan terpercaya.

Beberapa hal yang bisa kamu cek dari supplier adalah:

  • Sudah berapa supplier tersebut lama beroperasi
  • Harga barang, sistem pembayaran, sistem refund, pengiriman
  • Berapa banyak produk yang berhasil terjual
  • Berapa banyak pengikutnya
  • Perhatikan review konsumen
  • Bandingkan foto produk di toko dengan yang diterima konsumen

Sekarang juga sudah banyak perusahaan atau bisnis yang menjembatani para Dropshipper dan supplier. Jadi di dalam sebuah website, kamu bisa mendaftar sebagai Dropshipper dan memilih supplier yang sudah bekerja sama dengan bisnis tersebut. Biasanya mereka juga menyediakan website, aplikasi, atau toko online gratis yang bisa kamu gunakan.

 

4. Buat toko online kamu sendiri

Setelah tahu mau jualan apa dan mendapatkan supplier, selanjutnya adalah membangun toko online kamu. Toko ini nantinya akan berisi foto-foto produk yang kamu jual. Sama seperti toko penjual pada umumnya.

Kamu bisa membuat website jualan yang mudah dinavigasi oleh konsumen. Jangan lupa untuk menambahkan produk beserta deskripsi lengkapnya seperti ukuran, harga, bahan, warna, dan lainnya. Kalau kamu nggak bisa membangun website sendiri, kamu bisa menggunakan jasa orang lain untuk membuatkan website yang sesuai kebutuhan jualan kamu.

Ikuti kelas: Menggunakan WordPress dan Adobe Photoshop untuk Desainer Website Daring (Online Shop)

 

5. Atur sistem pembayaran

Selanjutnya adalah mengatur sistem pembayaran yang aman dan mudah bagi pengguna. Kamu bisa menerapkan payment gateway di toko online kamu.

Kamu juga bisa membuka toko online di beberapa e-commerce yang sudah memiliki metode pembayaran yang telah teruji aman dan bisa digunakan oleh banyak orang. Tapi, biasanya membangun toko di e-commerce akan dikenakan biaya admin.

 

6. Promosikan produk jualan kamu

Setelah semuanya siap, maka langkah selanjutnya adalah mempromosikan produk jualan kamu agar bisa mendapatkan pembeli. Kamu bisa mempromosikan produk melalui berbagai platform yang relevan dengan target audiens kamu. Bisa lewat Instagram, TikTok, Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya. Kamu juga bisa memasang iklan di berbagai media sosial.

Gimana, siap hasilkan cuan dengan jadi Dropshipper? Bisnis ini memang nggak memerlukan modal besar, tapiii, ada tapinya. Kamu harus konsisten untuk memasarkan produk kamu agar bisa laku terjual. Makin banyak produk yang terjual, maka makin banyak cuan yang berhasil kamu dapatkan.

Kamu bisa belajar tentang segala hal yang berbau pemasaran, konten pemasaran, media sosial, bisnis, atau tentang cara jualan di Skill Academy. Semua kelas yang kamu butuhkan untuk jago jualan, ada! Video belajarnya mudah dimengerti, instrukturnya kompeten dan punya pengalaman bertahun-tahun di bidangnya.

Yuk, makin siap kerja dan mulai usaha bareng Skill Academy. Kepoin kelas-kelasnya di www.skillacademy.com atau klik banner di bawah ini! Selamat belajar~

Kelas Sukses Kerja Skill Academy

Referensi:

Ferreira, Nichole Martins. 2021. ‘How to Start a Dropshipping Business’ [daring]. Tautan: https://id.oberlo.com/blog/how-to-start-a-dropshipping-business

Amazon. ‘Dropshipping in 2022: What is Dropshipping and how does it work?’ [daring]. Tautan: https://sell.amazon.com/learn/what-is-dropshipping

Simmons, Katie-Jay. 2021. ‘How to Start a Dropshipping Business in 6 Steps’ [daring]. Tautan: https://fitsmallbusiness.com/how-to-start-a-drop-shipping-business/

(Diakses pada: 22-23 Februari 2022)

Profile

Devi Lianovanda

Content Writer at Ruangguru. Terima kasih sudah baca sampai sini!

Beri Komentar