Tanda-Tanda Kamu Terkena Burnout Akibat Lelah Bekerja

Devi Lianovanda Feb 9, 2021 • 5 min read


SA_-_Tanda-tanda_burnout_akibat_lelah_bekerja-01

Pernahkan kamu merasa mudah lelah saat bekerja? Mungkin kamu mengira itu hanya kelelahan biasa, tapi tanpa kamu sadari, bisa saja kamu terkena burnout syndrome. Menurut World Health Organization (WHO), burnout syndrome adalah kondisi stres kronis akibat pekerjaan yang ditandai dengan rasa lelah, kesal dengan pekerjaan, dan merasa tidak puas.

Kondisi ini membuat kamu merasa kehabisan energi dan mengurangi produktivitas kerja. Jika dibiarkan, burnout syndrome tidak hanya mengganggu pekerjaan tapi juga kehidupan pribadi dan kesehatan kamu. 

Jika kamu sering merasa kelelahan bekerja akhir-akhir ini, coba baca beberapa tanda burnout syndrome di bawah ini. Jangan-jangan kamu sudah terkena burnout tapi tidak menyadarinya!

1. Kehilangan semangat bekerja

Ketika mengalami burnout, kamu akan merasa kehilangan semangat bekerja. Semangat dan kesenangan yang kamu rasakan akan mengalami penurunan secara perlahan. Ini disebabkan karena kamu merasa jenuh karena melakukan pekerjaan yang monoton atau repetitif. Selain itu juga disebabkan karena beban kerja yang terus bertambah dan waktu untuk kehidupan pribadi serta beristirahat yang terus berkurang. Jika kamu mengalami ini, coba bicarakan dengan profesional di bidangnya atau dengan atasan di kantormu agar kamu mendapatkan cuti istirahat atau penanganan khusus untuk mengurangi burnout yang kamu alami. 

(Sumber: pexels.com)

2. Terus merasa lelah

Salah satu tanda kamu mengalami burnout seperti yang dijelaskan oleh WHO adalah mengalami rasa lelah berlebihan dan berkepanjangan. Ini bukan hanya kelelahan fisik tapi juga emosional dan mental. Kamu akan merasa kelelahan sepanjang waktu, padahal aktivitas yang kamu lakukan tidak terlalu banyak. WHO juga menjelaskan bahwa ketika kamu mengalami burnout, kamu tidak hanya merasa kelelahan, tapi juga merasa seperti tidak mencapai apapun meskipun sudah berusaha dengan baik. Kondisi ini akan membuatmu lebih malas untuk memberikan usaha terbaikmu dalam setiap pekerjaan. 

(Sumber: giphy.com)

Baca juga: Hati-Hati! Penipuan Berkedok Pembukaan Gelombang 12 Kartu Prakerja

3. Lebih sering sakit

Burnout merupakan kondisi stres akut yang berulang dan berkepanjangan, namun tidak terselesaikan. Dilansir dari forbes.com, jika seseorang mengalami stres berkepanjangan, maka dapat memicu berbagai penyakit seperti penyakit pencernaan, depresi, obesitas, dan bahkan penyakit jantung. Kamu akan mengalami gangguan tidur, penurunan nafsu makan, sering sakit kepala dan nyeri otot. Beban pekerjaan yang banyak dan lelah yang berkepanjangan namun tidak diimbangi istirahat cukup dan makan yang baik tentu dapat menurunkan daya tahan tubuhmu, akibatnya kamu akan lebih sering sakit. 

(Sumber: freepik.com)

4. Emosi tidak stabil

Karena kamu merasa lelah yang berkepanjangan, kamu akan lebih sensitif daripada biasanya, emosi yang kamu rasakan mudah berubah-ubah dan biasanya lebih banyak emosi negatif. Dilansir dari themuse.com, ketika mengalami burnout ada beberapa gejala yang mempengaruhi emosional seseorang seperti, merasa gagal dan meragukan diri sendiri, merasa sendiri, mudah tersinggung, merasa terjebak dalam pekerjaan, lebih sinis dan mudah marah. Perubahan emosi yang tidak stabil ini selain mempengaruhi kinerja juga dapat mempengaruhi hubungan personal dengan rekan kerja dan keluarga. 

(Sumber: pexels.com)

5. Performa kerja menurun

Akibat gejala-gejala yang dialami ketika burnout seperti mudah lelah, kehilangan semangat kerja, bahkan merasa muak dengan pekerjaan tentu dapat berpengaruh pada performa kerja yang terus menurun. Ini terjadi karena kamu merasa tidak mencapai apapun meski sudah berusaha sehingga secara perlahan kamu akan kehilangan semangat untuk berusaha bahkan berhenti berusaha menunjukkan kinerja yang baik. Tak hanya itu, kamu juga akan sering menunda pekerjaan, datang terlambat ke kantor, dan menyelesaikan pekerjaan secara tidak maksimal. Jika hal ini kamu biarkan dalam jangka panjang, maka kariermu juga akan terancam. 

(Sumber: freepik.com)

Itulah beberapa tanda kamu mengalami burnout atau stres kronis akibat kelelahan bekerja. Stres merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami dalam dunia kerja. Jika tidak segera ditangani, ini bisa menjadi stres kronis atau burnout. Jangan ragu dan malu untuk meminta bantuan profesional jika perlu. Daripada melakukan self diagnose, lebih baik kamu melakukan konsultasi langsung dengan ahlinya untuk mendapat penanganan yang tepat. 

Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengetahui pemicu stres yang kamu alami dan menemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Kamu bisa melakukannya dengan mengikuti kelas Teknik Mengelola Stres agar Kerja Tetap Produktif dari Skill Academy.

 

Untuk informasi lebih lengkap seputar Skill Academy, kamu bisa klik CTA di bawah ini ya!

   #MUDAHUPGRADESKILL DI SKILL ACADEMY!

Beri Komentar