Apa Itu Supplier? Pengertian, Jenis, Tugas dan Pentingnya bagi Bisnis

Pengertian, Jenis, Tugas dan Pentingnya Supplier bagi Bisnis

Apakah kamu seorang pelaku bisnis dan sedang mencari supplier? Yuk, ketahui terlebih dahulu apa itu supplier, jenis, cara kerja, dan tips memilih supplier yang tepat untuk bisnismu!


Apabila kamu pelaku usaha atau bisnis, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah supplier. Dalam menjalankan bisnis atau usaha, umumnya perusahaan membutuhkan supplier agar operasional bisnis bisa berjalan dengan lancar. Supplier atau pemasok memiliki peran yang penting dalam bisnis.

Misalnya, kamu menjalankan bisnis frozen food, tentu kamu memerlukan supplier untuk menyuplai daging, plastik, tepung, dan bahan lainnya. Memilih supplier perlu dilakukan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. Untuk itu, yuk ketahui terlebih dahulu apa itu supplier, jenis-jenis, perannya dalam bisnis, serta tips memilih supplier yang tepat berikut ini!

 

Apa itu supplier?

Supplier adalah pihak perorangan atau bisnis yang memasok atau menyuplai produk barang atau jasa kepada bisnis lain baik itu ke perorangan maupun perusahaan. Contohnya adalah produsen risol mayo yang membutuhkan supplier daging, tepung, telur, mayonnaise, minyak goreng, dan lainnya atau produsen frozen food yang membutuhkan pasokan daging, tepung, dan plastik. Produsen frozen food ini juga bisa bertindak sebagai supplier untuk restoran. Ia menyuplai restoran dengan frozen food yang ia produksi.

Supplier yang sering disebut juga pemasok berperan penting dalam product life cycle, mulai dari mencari bahan mentah yang berkualitas di pasar hingga mempercepat proses produksi. Setiap bisnis atau perusahaan perlu menjalin hubungan yang baik dengan supplier untuk membuat produk yang baik pula.

mengecek stok barangilustrasi supplier mengecek stok barang (pexels.com)

Apa bedanya supplier dan vendor? Keduanya memang ada dalam dan berperan penting di dalam rantai suplai, tetapi berbeda. Supplier atau pemasok menyuplai bahan mentah kepada pihak yang membutuhkan untuk diolah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Sementara itu, vendor membeli produk dari suatu perusahaan, kemudian menjualnya kepada pihak lain. Biasanya dalam rantai pasokan, vendor berada pada posisi akhir sebelum konsumen. Untuk lebih tahu perbedaannya, kamu bisa cari tahu tentang vendor dengan membaca Apa Itu Vendor? Definisi, Tanggung Jawab, Cara Kerja dan Jenisnya.

 

Fungsi dan tugas supplier

Pemasok atau supplier memiliki peran penting dalam setiap tahap siklus hidup produk. Siklus hidup produk adalah waktu yang dibutuhkan untuk membentuk produk hingga ada di pasaran. Siklus hidup produk bisa besar atau kecil tergantung pada skala perusahaan. Namun, baik dalam skala besar maupun kecil, bisnis atau perusahaan tetap memerlukan pemasok yang baik dan juga berkualitas untuk bisa mendapatkan produk terbaik.

Berikut merupakan beberapa tugas yang dilakukan oleh pihak supplier:

  1. Memastikan ketersediaan bahan baku untuk sebuah perusahaan atau bisnis
  2. Pemasok harus memastikan bahan baku dalam keadaan baik dan layak
  3. Mengatur proses penyimpanan bahan baku sebelum dikirim ke perusahaan yang membutuhkannya
  4. Mengatur proses pengiriman bahan baku dengan cepat dan tepat waktu kepada pihak yang membutuhkannya

 

– Jika kamu tertarik untuk memulai bisnis tapi masih bingung, coba ikut kelas berikut ini! Di kelas ini, kamu akan belajar langkah awal memulai bisnis, membuat kerangka bisnis yang optimal, hingga melakukan riset pasar untuk melihat peluang dan tren. Klik banner ini untuk lihat dan beli kelasnya! –

[IDN] CTA Blog - Kelas Bisnis UMKM - Skill Academy

 

Apa saja jenis-jenis supplier?

Secara umum, supplier terbagi menjadi dua, yaitu supplier barang dan supplier jasa. Untuk lebih paham perbedaan keduanya, yuk, simak penjelasan berikut ini.

1. Supplier barang

Supplier barang adalah jenis supplier yang memberikan pasokan berupa barang, terutama bahan mentah untuk kemudian dijadikan produk matang yang siap jual. Contohnya adalah pemasok kain untuk pabrik baju atau pemasok tebu untuk pabrik gula, pemasok kertas untuk percetakan, dan lain sebagainya.

supplier barangilustrasi supplier barang (freepik.com)

Dalam sebuah bisnis, produsen mungkin memerlukan beberapa supplier untuk bisa menyediakan bahan baku yang berbeda, sesuai dengan kebutuhan produksi. Misalnya, produsen buku tulis yang memerlukan supplier kertas, plastik, dan bahan lainnya.

Selain itu, supplier barang dibagi menjadi dua jenis, yaitu supplier fabrikasi dan non-fabrikasi:

  • Supplier bahan material fabrikasi

Bahan fabrikasi adalah bahan yang harus diproses terlebih dahulu oleh supplier sebelum akhirnya dikirim kepada perusahaan atau bisnis yang membutuhkannya. Kemudian, bahan setengah jadi ini akan diolah oleh produsen menjadi produk jadi.

Contohnya, pemasok serat wol atau nilon yang menyuplai atau memasok pabrik kain. Pabrik kain ini nantinya juga bisa bertindak sebagai pemasok bahan fabrikasi untuk menyuplai pabrik baju yang memerlukan kain sebagai bahan baku.

  • Supplier bahan material non-fabrikasi

Bahan nonfabrikasi adalah bahan baku yang tidak melalui proses pertama. Misalnya, pemasok kayu yang menyediakan bahan baku pembuatan mebel.

 

2. Supplier jasa

Pemasok jasa berperan dalam menyediakan pasokan bahan yang nantinya akan diproses menjadi produk dalam bentuk jasa yang matang. Contohnya, penyedia software kasir atau aplikasi keuangan yang memudahkan konsumen dalam mengelola keuangan atau perusahaan dalam memproses transaksi keuangan.

Baca juga: 8 Cara Menjadi Reseller untuk Pemula, Modal Minim Untung Besar!

 

Cara memilih supplier yang tepat

Supplier memiliki peranan yang penting dalam operasional bisnis. Oleh karena itu, memilih supplier perlu dilakukan secara hati-hati. Supplier yang baik akan membantu kamu menghasilkan produk dengan kualitas terbaik dan meningkatkan produktivitas bisnis.

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika memilih supplier yang tepat:

  1. pastikan kualitas produk sesuai dengan spesifikasi yang mereka tawarkan dan sesuai dengan kebutuhan bisnismu;
  2. pastikan waktu pengiriman bahan baku atau bahan mentah dilakukan secara cepat, aman, dan tepat. Penting untuk mengirim barang tepat waktu agar proses produksi bisa berjalan lancar dan tepat waktu;
  3. pilih supplier yang memberikan harga bersaing. Kamu bisa membandingkan penawaran yang diberikan oleh supplier yang satu dan supplier lainnya;
  4. jangan lupa untuk mengecek track record supplier. Pastikan mereka tidak memiliki riwayat yang buruk dengan mitra bisnis sebelumnya;
  5. pastikan bahwa supplier memiliki fasilitas dan teknologi yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan pasokan bahan dengan baik; dan
  6. dapat berkomunikasi dengan efektif terkait pengadaan hingga pengiriman bahan mentah.

Baca juga: 7 Cara Mudah Membangun Brand Bagi Kamu yang Baru Memulai Bisnis

 

Mengenal Supplier Relationship Management (SRM)

Produsen atau pelaku bisnis perlu menjaga hubungan baik dengan supplier yang bekerja sama dengan mereka. Seperti yang sudah disebutkan di atas, supplier memiliki peranan penting dalam product life cycle dan operasional bisnis.

kerja sama dengan supplierilustrasi produsen bekerja sama dengan supplier (freepik.com)

 

Untuk menjaga hubungan tersebut, terdapat sebuah metode yang disebut Supplier Relationship Management (SRM). SRM adalah pendekatan sistematis dan terstruktur untuk mengelola supplier secara efektif dan efisien. SRM membantu kamu dan pemasok untuk menjaga hubungan yang sehat. Berikut merupakan beberapa manfaat atau keuntungan yang bisa diperoleh dengan menerapkan supplier relationship management (SRM):

  • menghemat biaya pengadaan bahan melalui automasi sistem;
  • memfasilitasi pengambilan keputusan dengan lebih cepat;
  • meningkatkan manajemen operasional;
  • manajemen waktu yang lebih efektif; dan
  • membangun hubungan baik antara produsen dan supplier.

Selain menjaga kerja sama yang baik, jika perusahaan atau bisnis kamu ingin lebih sukses, perlu diimbangi dengan strategi pemasaran yang baik juga.


Nah, itulah pembahasan mengenai supplier mulai dari pengertian, jenis-jenis, tugas dan fungsinya, cara memilih supplier yang tepat, sampai mengenal SRM dan manfaatnya. Jika kamu yang tertarik untuk belajar atau mengembangkan kemampuan terkait bisnis atau pemasaran, Skill Academy punya banyak pilihan dan bersertifikat.

Selain itu, kamu juga akan belajar bersama instruktur yang berpengalaman dan kompeten. Video belajar yang dibuat menarik membantu kamu belajar lebih mudah di mana saja kapan. Klik banner berikut ini untuk lihat dan beli kelasnya. Selamat belajar~

[IDN] CTA Blog - Kelas Bisnis UMKM - Skill Academy

Referensi:

Oberlo. ‘What Is a Supplier in a Business?’ [daring]. Tautan: https://id.oberlo.com/ecommerce-wiki/supplier (Diakses 16 Agustus 2022)
iReap. 2021. ‘What Are Suppliers? Definition and Types of Suppliers’ [daring]. Tautan: https://www.ireappos.com/news/supplier-adalah/ (Diakses 16 & 18 Agustus 2022)
Deskera Content Team. ‘What is A Supplier?’ [daring]. Tautan: https://www.deskera.com/blog/supplier/ (Diakses 16 Agustus 2022)
Knack, Oliver. 2018. ‘Looking For Suppliers? 10 Qualities of The Best Suppliers’ [daring]. Tautan: https://www.intouch-quality.com/blog/5-qualities-of-a-good-supplier (Diakses 16 Agustus 2022)

Sumber foto: 

Foto orang sedang bersalaman, Drazen Zigic. Tautan: https://www.freepik.com/free-photo/happy-female-warehouse-worker-handshaking-with-company-manager-industrial-storage-compartment_26142828.htm?query=deal&collectionId=643&&position=0&from_view=collections
Foto seseorang menarik kotak barang, by Senivpetro. Tautan: https://www.freepik.com/free-photo/young-man-working-warehouse-with-boxes_5578188.htm#query=supplier&position=6&from_view=search
Foto orang mengecek stok barang di warehouse, by Cottonbro. Tautan: https://www.pexels.com/photo/sunny-man-people-working-7019213/

Devi Lianovanda