Mengenal Posisi Supervisor: Tugas, Tanggung Jawab, dan Kemampuan yang Dibutuhkan

Gulman Azkiya Jan 19, 2022 • 7 min read


supervisor-adalah

Artikel ini membahas mengenai tugas, tanggung jawab, hingga kemampuan yang dibutuhkan untuk menjadi supervisor.

--

Ketika memasuki dunia kerja, tidak cukup hanya memahami job desk atau posisi yang sedang kamu duduki. Tetapi, juga harus mengetahui berbagai posisi yang ada di tingkatan manajemen. Salah satunya yang mungkin sering kamu dengar adalah supervisor. Tapi apa itu supervisor? Nah, jika memiliki kinerja yang baik, bukan hal mustahil kamu nantinya bisa menduduki posisi ini. Oleh karena itu, bagi kamu yang penasaran, berikut adalah penjelasan mengenai apa itu supervisor, tugas, hingga kemampuan yang dibutuhkan. 

Apa itu supervisor?

Dikutip dari thebalancecareers.com, supervisor adalah sebuah posisi manajerial yang secara sederhana bertugas dalam mengawasi dan mengelola tim atau kelompok kecil. Seorang yang berada di posisi ini umumnya memiliki wewenang untuk memberikan perintah/tugas serta menjadi penghubung antara staff dengan atasan yang lebih tinggi. Di samping itu, posisi supervisor biasanya berada di tingkatan management lini pertama atau tengah, dengan beberapa posisi di atasnya. 

Dalam aktivitasnya, supervisor bertanggung jawab atas kinerja bawahannya yang terdiri dari kelompok kecil, tim, atau departemen. Selain mengelola tim, supervisor juga dituntut untuk dapat membimbing dan mengembangkan potensi dari timnya. Sehingga semua perencanaan dapat berjalan dengan baik. Pada beberapa jenis industri, supervisor juga ditemukan dalam pengawasan karyawan yang bekerja di lapangan, seperti pabrik. Secara umum, orang yang berada di posisi ini melakukan banyak fungsi yang membantu dalam mencapai produktivitas. 

Oleh karena itu, supervisor dapat disebut sebagai satu-satunya manajer yang memiliki peran penting di tingkat pelaksana. Tapi, apakah supervisor sama dengan manajer?. Menurut beberapa pendapat, manajer memiliki posisi yang lebih tinggi dari pada supervisor. Karena manajer biasa terlibat pada urusan strategis dan pengambilan keputusan. Sedangkan supervisor lebih banyak mengurus jalannya operasional sebuah tim. Sehingga supervisor bisa juga disebut sebagai manajer operatif.

Tugas supervisor

  • Membantu tim memahami target dan sasaran kinerja
  • Melatih atau memastikan bahwa pekerja dilatih dengan benar untuk peran khusus mereka 
  • Penjadwalan jam kerja dan shift
  • Mengkoordinasikan rotasi pekerjaan dan pelatihan silang
  • Berbagi pembaruan perusahaan, hasil keuangan, dan tujuan baru dengan anggota tim
  • Membantu dalam menyelesaikan keadaan darurat, seperti masalah kualitas atau pelanggan yang mungkin diteruskan ke supervisor tim untuk ditangani 
  • Mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah tempat kerja , termasuk keterlambatan atau ketidakhadiran

Ikuti kelas: Kepemimpinan Efektif dan Sukses Mengelola Tim

Tanggung jawab supervisor

1. Mengelola tim

Mengelola aspek keseluruhan tim, mulai dari performa hingga dengan alur kerja merupakan tanggung jawab utama dari seorang supervisor. Tanggung jawab ini membuat supervisor berperan penting dalam jalannya sebuah operasional dari tingkatan yang lebih kecil.

2. Mengembangkan potensi karyawan baru

Ketika ada karyawan baru yang bergabung, supervisor tidak hanya bertanggung jawab dalam memberikan pelatihan seperti, membantu mereka memahami peran mereka dan mendukung mereka selama masa transisi mereka. Tetapi juga bekerja sama dengan HR, untuk memberikan lingkungan kerja yang dapat mengembangkan potensi dari karyawan tersebut. 

tanggung-jawab-supervisor

Selain itu, supervisor juga harus memiliki rencana atas hal tersebut, dan juga menetapkan tujuan tentang bagaimana karyawan dapat mengatasi kelemahan mereka. Sehingga peningkatan kinerja dari karyawan tersebut akan berdampak dengan peningkatan produktivitas tim.

3. Mengevaluasi kinerja dan memberikan umpan balik

Sejalan dengan tujuan untuk mengembangkan potensi dari karyawan, dalam menjalankan tugasnya supervisor juga bertanggung jawab dalam memberikan evaluasi dan feedback atas kinerja dari anggota timnya. Dengan melakukan hal ini, supervisor juga bisa memberikan penghargaan kepada karyawan yang memiliki kinerja baik, seperti bonus. Sedangkan yang memiliki performa yang kurang baik, supervisor dapat memberikan kritik dan masukan yang dapat meningkatkan kinerja karyawan.

Baca juga: Stakeholder: Arti, Jenis, Contoh, Beserta Peran dan Tugasnya dalam Bisnis

4. Melapor ke HR dan manajemen senior

Selanjutnya, supervisor  memiliki tanggung jawab untuk melaporkan kinerja tim dan individu ke HR dan manajemen senior. Adapun nantinya yang dilaporkan berupa hasil evaluasi, seperti ketepatan waktu, pencapaian target, profesionalisme, kedisiplinan, kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan, dan banyak lagi. Nantinya dari hasil tersebut akan menjadi sebuah perencanaan untuk mengembangkan dan meningkatkan kinerja dari masing-masing anggota tim.

5.Membantu menyelesaikan masalah dan perselisihan karyawan

Tidak selamanya tim memiliki kondisi yang aman, tak jarang terjadi perbedaan pendapat hingga perselisihan antar karyawan. Sehingga seorang supervisor harus dapat menyelesaikan masalah ini seperti menjadi mediator. Namun, jika pada kasus yang besar atau krusial, maka supervisor bisa menghubungi pihak HR untuk mendapatkan penyelesaian yang tepat. 

Kemampuan yang dibutuhkan untuk menjadi supervisor

1. Kemampuan komunikasi yang baik

Tanpa komunikasi yang baik, sangat sulit untuk dapat mengelola tim. Komunikasi justru menjadi kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang supervisor. Karena supervisor akan banyak terlibat dengan karyawan dan juga atasannya, seperti dalam menjalankan proyek yang telah direncanakan. Selain itu, dikutip dari hrdqstore.com, keterbukaan dalam komunikasi merupakan hal penting untuk membangung dan menjaga hubungan dengan karyawan agar dapat mendengar kebutuhan atau masalah mereka.

2. Berpikir kritis

Sebagai seorang supervisor, kemampuan berpikir kritis merupakan sesuatu yang harus dimiliki. Kemampuan ini memungkinkan seseorang untuk dapat mengembangkan proses langkah demi langkah dari upaya mendapatkan solusi. Berpikir kritis juga membantu mengembangkan sifat kolaboratif yang dapat membangun kerja sama tim yang solid dalam mengatasi masalah. 

3. Leadership 

Tidak semua pemimpin memiliki jiwa leadership yang baik. Hal ini bukan hanya sekedar memberi arahan ataupun perintah. Kemampuan leadership yang baik salah bagaimana seseorang dapat memimpin sebuah tim agar dapat menyelesaikan semua yang telah direncanakan. 

Selain itu, supervisor harus dapat membuat keputusan penting untuk timnya. Hal ini tentunya bergantung bagaimana pemahamannya terkait situasi dan kondisi yang terjadi. Sehingga keputusan yang diambil tidak semata-mata menguntungkan satu pihak, tetapi juga seluruh anggota tim. Dengan menunjukkan hal tersebut, supervisor dapat meningkatkan kepercayaan anggota tim dan juga atasan.

Baca juga: 8 Cara Meningkatkan Kemampuan Leadership untuk Sukses Berkarir

4. Manajemen konflik

Dikutip dari hrdstore, supervisor yang baik menyadari konflik dapat terjadi di tempat kerja. Oleh karena itu, kemampuan dalam mengelola konflik merupakan kemampuan yang tidak bisa disepelekan. Berkaitan dengan tanggung jawab, supervisor harus dapat memikirkan metode yang tepat untuk meminimalkan dan menanganinya saat konflik itu terjadi.

5. Mentorship

Menjadi supervisor bukan hanya sekedar memimpin tim, tetapi juga bagaimana cara dapat menjadi panutan dan juga seorang mentor. Dikutip dari indeed.com supervisor harus bisa menjadi seseorang yang dapat membantu timnya berhasil di tempat kerja dan memajukan karir mereka. Misalnya seperti menawarkan nasihat dan bimbingan ketika mereka membutuhkannya. Disamping itu, bimbingan yang berjalan dua arah, bisa menjadi hal yang dapat mendekatkan supervisor dengan karyawannya. 

Itulah penjelasan mengenai apa itu supervisor mulai dari definisi, tugas, tanggung jawab, dan juga kemampuan yang dibutuhkan. Bagi kamu yang berniat untuk meningkatkan atau mempelajari skill baru, langsung saja ke Skill Academy. Karena di Skill Academy kamu dapat mengikuti berbagai kelas menarik dengan materi yang mendalam. Jadi tunggu apa lagi, yuk upgrade skill-mu.

Tingkatkan kualitas dengan ikut kelas di skill academy!

Referensi:

Glaser, Bradford. (2019). Skills For Supervisors: 15 Qualities Of A Good Supervisor. https://hrdqstore.com/blogs/hrdq-blog/skills-for-supervisors-15-qualities-of-a-good-supervisor [Daring] (Diakses 17 Januari 2022)

Indeed.com. (2021). 10 Skills Every Supervisor Should Have. https://www.indeed.com/career-advice/finding-a-job/supervisory-skills [Daring] (Diakses 17 Januari 2022)

Indeed.com. (2021). What Are the Responsibilities of a Supervisor?. https://www.indeed.com/career-advice/career-development/responsibilities-of-a-supervisor [Daring] (Diakses 17 Januari 2022)

Juneja, Prachi. (2015). Role of a Supervisor. https://www.managementstudyguide.com/role_of_supervisor.htm Daring] (Diakses 17 Januari 2022)

Profile

Gulman Azkiya

Content Writer at Ruangguru | Masih dalam tahapan mempelajari SEO dan Digital Marketing

Beri Komentar