Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Freelancer untuk Cari Penghasilan Tambahan

Kusariani Adinda Agu 27, 2021 • 7 min read


kelebihan kekurangan freelancer

Artikel ini membahas kelebihan dan kekurangan yang bisa kamu pertimbangkan sebelum menjadi freelancer.

--

Dua tahun masa pandemi berjalan, banyak pekerja yang terkena PHK karena kerugian yang dirasakan oleh perusahaan. Sehingga, jalan keluar bagi mereka selama mencari pekerjaan baru adalah menjadi pekerja lepas atau freelancer. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), freelancer di Indonesia menyentuh angka 60,47% di tahun 2020.

Ditambah lagi, profesi freelancer ini bagaikan angin segar di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) lagi-lagi mencatat setiap tahunnya, kalau angka pekerja lepas (freelancer) selalu lebih besar dibandingkan pekerja tetap. Karena dengan bermodal ilmu, pengalaman, dan perangkat yang bisa digunakan di rumah, gaji yang kamu dapatkan bisa melebihi pekerja kantoran! Makanya, banyak pekerja tetap juga yang tergiur menjadi freelancer untuk sekadar mencari penghasilan tambahan, terlebih buat kamu yang masih bekerja secara work from home (WFH).

Buat kamu yang mau dapat penghasilan tambahan dan ingin terjun ke dunia kerja yang nggak hanya itu-itu saja, bisa banget untuk persiapkan diri menjadi freelancer. Sini, Skill Academy kasih bocoran kelebihan yang bisa kamu rasakan dengan menjadi freelancer:

Pastinya, Jam Kerja yang Fleksibel

Bekerja sebagai freelancer memang dikenal punya jam kerja yang fleksibel dan nggak harus bekerja dengan aturan 9-5 atau 8-6. Kamu bisa bekerja sesukamu, bisa mulai dari pagi atau malam hari sesuai dengan mood. Tapi, dengan jam kerja yang fleksibel tadi, kamu harus buat target pekerjaan yang harus diselesaikan. Karena menjadi freelancer tidak berpatokan dengan waktu bekerja, tapi berapa banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan untuk menghasilkan penghasilan tambahan.

Pekerjaanmu nggak Monoton, Skill Lebih Matang

Berbeda dengan pekerjaan tetap kamu yang fokus di satu posisi saja. Dengan menjadi freelancer, kamu bisa mengerjakan berbagai posisi yang sesuai dengan passion dalam satu hari. Misalnya, kamu jago nulis, jago menggambar, dan bisa bermain dengan suara. Kamu bisa banget memanfaatkannya menjadi freelancer sebagai content writer, illustrator, dan voice over talent. 

Lumayan lho, semakin banyak pekerjaan freelance yang kamu ambil, semakin banyak juga penghasilan tambahan yang kamu dapat. Ditambah lagi, bisa belajar untuk mematangkan skill yang kamu punya supaya makin siap menghadapi dunia kerja.

Baca juga: Rekomendasi 5 Website Freelance untuk Cari Penghasilan Tambahan

Memperkaya Portofolio, Mudah Dapat Pekerjaan Baru

Sebagai freelancer yang nggak hanya ambil satu pekerjaan atau proyek, pastinya hasil karya kerjamu semakin banyak. Salah satu kelebihan kamu menjadi freelancer adalah bisa memperkaya portofolio jika kamu melamar lagi di perusahaan atau pekerjaan freelance lain. Semakin banyak dan menarik projek yang kamu kerjakan, semakin kamu dipercaya untuk siap kerja di proyek selanjutnya atau mendapatkan posisi di perusahaan.

Dari Ikutan Berbagai Proyek, Relasi Lebih Luas

Selain mencicipi berbagai proyek, mendapat relasi yang lebih luas juga nggak kalah penting saat kamu menjadi freelancer. Siapa tahu, saat kamu sedang butuh pekerjaan, mereka bisa merekomendasikan kamu untuk menjadi pekerja tetap di perusahaan atau mengisi proyek freelance kembali. Jadi, setelah proyek freelance kamu beres, jangan langsung menutup komunikasi rapat-rapat ya! Banyaknya relasi yang kamu jalin, makin luas juga dunia kerja yang kamu rasakan.

Kehidupan Personal dan Profesional Seimbang

Ketika kamu menjadi freelancer, klien menilai hasil kerjamu dengan gaji tinggi berdasarkan seberapa profesionalnya kamu, tanpa melihat sisi personal kamu. Karena saat kamu bekerja kantoran biasa, mungkin pernah melihat atau mengalami perbedaan apresiasi kinerja karena menyangkut masalah personalmu sebagai karyawan oleh atasan.

Jadi, sebagai freelancer kamu bisa fokus untuk bekerja dan berkarya untuk mencari penghasilan tambahan. 

Sudah paham dengan beberapa poin di atas yang bikin kamu makin semangat cari penghasilan tambahan, tapi ada beberapa kekurangan yang bisa kamu pertimbangkan untuk menjadi freelancer nih!

Pembayaran yang Seringkali Terlambat

Bagi para freelancer mungkin pernah merasakan pembayaran yang terlambat. Terlebih jika menggunakan website perantara untuk menghubungkan antara freelancer dan klien. 

Sebelum memulai proyek dengan klien, pastikan informasi pembayaran tersampaikan dengan jelas dalam surat kontrak. Jika tidak ada pernyataan tertulis dalam bentuk kontrak, kamu bisa membuat mereka yakin untuk membayar hasil kerjamu tepat waktu. Intinya, kalau pembayaran benar-benar terlambat dan tidak sesuai kesepakatan di awal bekerja, jangan takut untuk follow up ya!

Pendapatan Tidak Tentu, Harus Cari Banyak Proyek Lain

Buat kamu yang menjadi freelancer sambil bekerja tetap, soal pendapatan nggak begitu masalah. Kalau kamu adalah pekerja freelancer secara penuh, tujuan mereka bukan lagi untuk mencari penghasilan tambahan. Makanya, mereka harus cari banyak proyek lain supaya pendapatan mereka stabil untuk memenuhi kebutuhan.

Solusi bagi para freelancer yang baru terjun adalah selain aktif di website perantara, bisa banget untuk bergabung sebagai freelancer profesional di sebuah perusahaan dengan pendapatan yang lebih besar. 

Baca juga: Tips dan Cara Menjadi Freelancer Profesional

Bisa Bekerja 24 Jam Setiap Hari

Karena butuh pendapatan yang stabil ini mengharuskan kamu sebagai freelancer untuk terjun ke lebih dari satu proyek. Pastinya, kamu harus bekerja ekstra, bahkan lebih dari 8 jam dan rela bekerja saat weekend. Dampaknya kamu nggak bisa merasakan waktu luang seperti jalan-jalan, olahraga, kencan, atau menjalankan hobi kamu.

Solusinya, kamu bisa bikin to do list selama satu minggu seperti apa yang ingin kamu lakukan, berapa jam harus bekerja, kapan deadline pekerjaan harus diserahkan ke klien, dan kegiatan waktu luang apa saja yang harus kamu manfaatkan.

Semua Dikendalikan Sendiri

Menjadi freelancer itu seperti kamu berdagang, yaitu pintar mengatur banyak hal. Jadi, untuk mendapat proyek dengan penghasilan yang cukup, kamu harus jago memasarkan skill yang kamu punya supaya dilirik klien. 

Saat proyek berjalan, kamu harus pintar mengatur waktu agar selesai sesuai deadline dan melanjutkan di proyek lain. Ditambah lagi, biar klien nggak telat terus bayar hasil kerjamu, kamu harus berani dan jago bernegosiasi juga lho! Terus, masalah perlindungan diri seperti asuransi dan pajak harus bisa kamu pertanggung jawabkan sendiri.

kelebihan kekurangan freelancer

Nah, buat kamu yang ingin cari penghasilan tambahan, atau mencari kegiatan di sela mencari pekerjaan saat pandemi seperti sekarang, menjadi freelancer adalah salah satu pilihan. Buat menjadi freelancer yang bisa dilirik klien, pastinya butuh skill yang mumpuni. Di Skill Academy, kamu bisa ikuti beragam kelas sukses kerja yang bikin kemampuanmu naik kelas! 

 

Kelas Sukses Kerja Skill Academy

 

Sumber:

Christy, Firdhy Esterina. 2020. Tren Pekerja Lepas Meningkat Saat Pandemi. [daring]. https://data.tempo.co/data/1030/tren-pekerja-lepas-meningkat-saat-pandemi

Saeed, Sheharyar Ahmad. 2021. Pros and Cons of Freelancing in 2021. [daring]. https://freelancepur.com/pros-and-cons-of-freelancing/

Profile

Kusariani Adinda

Lorem ipsum dolor sit amet, assalamualaikum warganet! | Freelance Content Writer at Ruangguru | kusarianiadindablog.wordpress.com

Beri Komentar