Mengenal Telemarketing, Tugas dan Skill yang Harus Dimiliki

Gulman Azkiya Jul 29, 2021 • 6 min read


apa-itu-telemarketing-tugas-dan-skilll

Artikel ini membahas mengenai profesi telemarketing, tugas, dan skill yang dibutuhkan.

--

“Halo selamat siang? Perkenalkan saya Lina dari brand A, kebetulan kami ingin menawarkan diskon berupa produk terbaru kami kepada bapak/ibu.” Pernahkah kamu menerima telepon dengan bentuk percakapan yang sama? Jika pernah, Itu merupakan salah satu aktivitas yang disebut dengan telemarketing. Tapi apa itu telemarketing? Apakah hanya sekedar orang yang melakukan panggilan telepon? Bagi kamu yang tertarik dengan pekerjaan ini yuk mari kita cari tahu bersama. 

Apa itu telemarketing?

Telemarketing adalah salah satu teknik pemasaran yang pada aktivitasnya memberikan informasi dan menawarkan  produk atau jasa kepada konsumen melalui telepon. Sedangkan telemarketer adalah orang yang melakukan telemarketing untuk mendapatkan konsumen. Telemarketing umumnya hampir terdapat di semua jenis industri, mulai dari telekomunikasi, jasa, hingga perbankan. Hal yang ditawarkan pun juga bermacam-macam mulai dari, produk terbaru, layanan asuransi, hingga meminta donasi. 

Tugas telemarketer

Selain melakukan panggilan kepada pelanggan, telemarketer juga melakukan berbagai tugas lainnya juga lho. Berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab dari seorang telemarketer

1. Melakukan panggilan via telepon kepada calon pelanggan

Pembicaraan yang kamu lakukan akan berupa penawaran dan membujuk pelanggan agar mau mendengarkan penjelasanmu. Nantinya akan ada skrip yang menjadi pedoman selama melakukan pembicaraan dengan konsumen. Skrip tersebut umumnya berisi mengenai info dan detail produk yang akan kamu tawarkan nantinya.

2. Menjelaskan produk

Sebagai seorang telemarketer, kamu tidak hanya sekedar menawarkan produk. Kamu juga harus dapat menjelaskan produk atau jasa yang kamu tawarkan dengan baik. Penjelasan tersebut harus jelas, detail, dan tentunya harus menarik. 

Ikuti Kelas: Melakukan Komunikasi Efektif dan Persuasi untuk Menjadi Telemarketing

3. Menjawab pertanyaan dan panggilan dari pelanggan

Menjawab pertanyaan pelanggan merupakan salah satu tugas inti dari telemarketer. Ketika pelanggan tertarik dengan pembicaraan yang kamu lakukan, biasanya mereka akan menanyakan mengenai produk atau jasa yang kamu tawarkan. Hal ini bisa berupa harga, kelebihan, manfaat, dan juga jenis lain. Sehingga pada saat menjawab pertanyaan tersebut coba fokus pada pertanyaan yang ditanyakan agar kamu bisa menjawab dengan tepat. Selain itu, nantinya kamu juga akan melayani berbagai macam panggilan dari pelanggan seperti, keluhan dan pemesanan (order) produk. 

4. Menindaklanjuti pelanggan sebelumnya untuk penjualan potensial

Nantinya seorang telemarketer juga bertugas untuk menindaklanjuti pembicaraan yang dilakukan dengan pelanggan sebelumnya. Ketika mereka tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan, kamu harus dapat memproses permintaan pelanggan tersebut. Seperti, mengarahkannya ke bagian penjualan untuk melanjutkan proses pembelian produk. 

5. Melacak pelanggan yang telah dihubungi 

Setelah memberikan informasi dan penawaran, kamu dapat mengetahui mana saja pelanggan yang tertarik dengan produk yang ditawarkan dan juga yang tidak.  Sebagai seorang telemarketer atau telesales kamu harus dapat membuat daftar dari pelanggan-pelanggan tersebut. Sehingga dapat mengetahui pelanggan mana saja yang bisa dihubungi kembali dan mana yang tidak. 

6. Memelihara catatan kontak pelanggan

Selain melacak pelanggan, seorang telemarketer juga akan bertanggung jawab untuk memelihara catatan kontak pelanggan. Dengan memiliki catatan tersebut, kamu akan dengan mudah untuk menemukan kontak pelanggan yang tertarik atau pernah membeli produk yang ditawarkan. Hal ini berfungsi untuk melakukan penawaran kembali di masa depan dan membangun hubungan dengan pelanggan. 

7. Melakukan survei pelanggan 

Survei ini penting dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang pelanggan potensial. Dengan info tersebut kamu nantinya bisa menghubungi kembali mereka yang dirasa potensial untuk membeli produk yang kamu tawarkan. Selain itu, survei ini dapat meningkatkan layanan berdasarkan umpan balik yang diterima langsung dari pelanggan yang pernah dihubungi.

Skill yang dibutuhkan untuk menjadi telemarketer yang baik

Sebagai seorang yang akan bekerja di dunia telemarketing, kamu harus memiliki skill agar dapat menjadi telemarketer yang profesional. Berikut adalah beberapa skill tersebut. 

1. Marketing

Skill yang harus kamu kuasai agar dapat menjadi telemarketer yang baik adalah pengetahuan terhadap pasar dan juga demografi calon pelanggan. Seperti usia, pekerjaan, gender, dan lainnya. Nantinya, kamu tidak bisa sembarangan untuk melakukan panggilan. Kamu harus memahami mengenai pasar dan target konsumen dari bisnis perusahaan. Sehingga strategi pemasaran yang direncanakan bisa berjalan dengan lancar.

2. Kemampuan komunikasi yang baik

Ini merupakan kemampuan yang paling penting yang harus dimiliki oleh seorang telemarketer. Kemampuan komunikasi yang baik dapat menjadi kunci lancarnya sebuah percakapan hingga proses penawaran produk. Dari beberapa kemampuan tersebut,  berikut adalah hal yang perlu kamu miliki dalam melakukan komunikasi dengan pelanggan.

Baca juga: 8 Cara Berkomunikasi yang Baik di Tempat Kerja

  • Memiliki kecepatan yang baik dan nada yang tepat

Kebanyakan telemarketer memiliki kecepatan berbicara yang cepat dengan nada yang hampir terdengar sama. Hal ini membuat kamu seperti telemarketer biasa. Telemarketer yang baik dapat melakukan pembicaraan yang santai dengan kecepatan dan nada yang tidak terkesan kaku.  Oleh karena itu, kamu harus dapat membuat pembicaraan yang dilakukan terkesan santai namun, tetap sopan (formal). 

Skill-seorang-telemarketer

  • Dapat membangun pembicaraan yang nyaman dengan pelanggan

Hal ini dapat berupa pembicaraan yang mengalir. Sebisa mungkin coba untuk tidak terpaku pada skrip. Dikutip dari gsa-marketing.co.uk, telemarketer yang efektif terdengar nyaman, santai dan menggunakan bahasa alami. Semakin sering kamu menggunakan kalimat pembuka seperti seperti 'Bagaimana kabar Anda hari ini?' akan semakin terlihat seperti text-book atau menghafal.  Jadi, cobalah untuk menggunakan pendekatan awal yang menarik dan sopan, sehingga calon konsumen merasa nyaman. Oleh sebab itu, memiliki pengetahuan mengenai konsumen sangat penting. 

3. Keterampilan manajemen waktu

Selain memiliki skill komunikasi, kamu harus dapat mengelola tugas-tugas yang dilakukan dengan baik. Seperti mencatat data pelanggan, memeriksa email, dan melakukan panggilan telepon. Selain itu, kamu juga harus mengetahui waktu-waktu yang tepat untuk menghubungi pelanggan melalui telepon. Pastinya berdasarkan demografi pelanggan, kamu bisa mengetahui jam-jam sibuk mereka. Sehingga kamu bisa mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan panggilan. 


Gimana guys? Apakah kamu tertarik untuk bekerja sebagai seorang telemarketer? Itulah penjelasan mengenai telemarketing. Bagi kamu yang ingin menambah kemampuan baru, khususnya untuk persiapan karir dan pekerjaan, yuk langsung saja menuju Skill Academy. Karena di Skill Academy terdapat berbagai kelas pelatihan dengan materi Sukses Kerja dan juga instruktur yang profesional. Ayo makin siap berkarier dengan ikut Kelas Sukses Kerja.

Kelas Sukses Kerja Skill AcademyReferensi

Careerexplorer.com (2017). What does a telemarketer do? https://www.careerexplorer.com/careers/telemarketer/ [Daring] (Diakses  26 Juli 2021)

Gsa-marketing.co.uk (2016). 10 Telemarketing Tips for Beginners. https://gsa-marketing.co.uk/10-telemarketing-tips-for-beginners/ [Daring] (Diakses  27 Juli 2021)

Kenton, Will (2020). Telemarketing. https://www.investopedia.com/terms/t/telemarketing.asp [Daring] (Diakses  26 Juli 2021)

Profile

Gulman Azkiya

Content Writer at Ruangguru | Kepengen punya EP Shoegaze/Ambient sendiri

Beri Komentar