9 Prinsip Kaizen Ini Bikin Tujuan Hidup Kamu Makin Berkembang

kaizen pengembangan diri

Sudah melakukan banyak cara untuk mencapai berbagai tujuan, tapi kamu merasa tidak ada perkembangan yang berarti? Kamu harus memperbaiki dirimu dengan prinsip Kaizen dari Jepang!

Nggak lama lagi, tahun 2021 akan berganti nih! Waktu terasa cepat banget berlalu, lalu apakah semua resolusi dan keinginan kamu di tahun ini sudah tercapai dengan baik? 

Untuk mencapai beragam resolusi dan keinginan yang sudah direncanakan pastinya melewati masa-masa sulit dan proses yang nggak instan. Tapi, terkadang kamu bergerak dengan menggebu-gebu, dan berujung pada hasil yang kurang maksimal. Kemudian, kamu berpikir bahwa apa yang kamu lakukan itu sia-sia, bahkan merasa nggak berkembang. 

Supaya segala tujuanmu menjadi lebih berarti dalam hidup, kamu bisa mengikuti metode Kaizen yang beberapa tahun belakangan hits di kalangan anak muda.

 

Apa sih Kaizen itu?

kaizen pengembangan diri

Dikutip dari japantrips.co, Kaizen diambil dari dua kata bahasa Jepang, yaitu kai (perubahan) dan zen (baik). Jadi, Kaizen adalah melakukan berbagai aktivitas untuk perubahan dan kemajuan yang lebih baik dalam hidup. Untuk melakukan perubahan jangka panjang, Kaizen dijalankan secara bertahap dan berkelanjutan.

Masaaki Imai adalah seorang konsultan manajemen Jepang yang mempopulerkan Kaizen. Umumnya, Kaizen diterapkan dalam lingkup organisasi dan perusahaan. Salah satu contohnya adalah Toyota, yang menerapkan sistem ini agar semua karyawan memiliki rasa ingin terus berkembang dengan perubahan. Misalnya, karyawan diberikan hak untuk memberi solusi dan boleh mengadopsinya demi efektivitas pekerjaan, serta kerja tim yang kuat. 

Ternyata, Kaizen bisa diaplikasikan secara individu untuk pengembangan diri kamu dalam mencapai berbagai tujuan dengan memulai dari hal yang paling kecil dan sederhana terlebih dulu, sesuai pada bukunya bertajuk One Small Step Can Change your Life.

 

9 Prinsip Kaizen untuk Pengembangan Diri

Dilansir dari developgoodhabits.com, ada 10 prinsip Kaizen yang bisa kamu terapkan agar tujuan hidup kamu semakin berkembang dan bermakna. Apa saja nih?

 

1. Terus Tingkatkan Kemampuan Diri

Walaupun kamu berhasil meraih salah satu tujuan terbesarmu, atau kamu sudah dikenal menjadi mahasiswa/karyawan yang selalu meraih penghargaan terbaik, nggak ada salahnya untuk selalu haus akan ilmu baru untuk meningkatkan kemampuan diri.

Pokoknya, kalau kamu penasaran dengan berbagai hal, jangan takut untuk asah kemampuan diri kamu, ya!

 

2. Tinggalkan Kebiasaan Lama

Jangan membiarkan diri kamu untuk terus terjebak di zona nyaman. Itu bikin kamu sulit untuk berkembang. 

Misalnya, kamu menyadari kalau kamu sulit untuk berkomunikasi sekaligus beradaptasi dengan orang baru. Kalau kamu berpikir bahwa karaktermu bisa diubah secara perlahan, solo traveling bisa jadi solusi. Belum berani untuk berwisata ke tempat jauh sendirian? Ajak dulu saja salah satu teman yang bisa bikin kemampuan komunikasimu dengan orang baru bisa berkembang lebih baik.

Perlahan tapi pasti, hidup kamu makin level up! 

 

3. Proaktif

Masih ingat dengan pepatah “Malu bertanya sesat di jalan?”

Nah, kalau kamu ada kesulitan dalam belajar, bekerja, atau melakukan aktivitas di lingkungan sosial, coba beranikan diri untuk proaktif dan selalu bertanya. Selain kamu dapat jawaban sesuai harapan, relasi kamu jadi bertambah, dan kamu semakin dikenal orang lain.

 

Baca juga: Lebih Mudah Raih Mimpi dengan Konsep SMART

 

4. Setiap Orang Punya Cara yang Berbeda

Buat kamu yang lagi diet, pasti menemukan banyak banget cara supaya kamu bisa hidup sehat dengan bonus turun berat badan. Misalnya, vegetarian, vegan, diet karbohidrat, diet tinggi protein, sampai intermittent fasting. Lebih bagus lagi ditambah dengan olahraga untuk memperbaiki metabolisme, misalnya cardio atau strength training. Kamu ternyata lebih cocok dengan metode intermittent fasting, serta olahraga sepeda dan strength training. Sedangkan, teman kamu ternyata lebih efektif dengan menjadi vegan dan cocok dengan pilates. 

Ibarat diet tadi, kamu bisa menerapkan beberapa cara untuk mengembangkan diri dan mencapai tujuanmu. Tentunya, setiap orang punya cara yang berbeda, dan nggak masalah kok kalau kamu merasa tidak nyaman dengan cara lain tersebut. 

 

5. Selalu Koreksi Diri

Dibalik practice makes perfect, selalu ada banyak kesalahan yang bikin mencekik!

Untuk mencapai sebuah tujuan, wajar kok kalau bertemu dengan kesalahan. Jangan anggap diri kamu selalu membuat banyak kesalahan, dan langsung merasa hancur. Tenangkan hati, selalu mengoreksi diri dengan mencoba kebiasaan baru secara perlahan untuk mengurangi kesalahan. 

Misalnya, kalau kamu menuntaskan pekerjaan selalu lewat dari deadline, kamu bisa bikin to do list sederhana di sticky notes.

 

6. Dengarkan Pendapat Orang Lain

Kalau ingin meraih tujuan besar yang sudah kamu idamkan sejak lama, coba deh diskusi dengan keluarga, sahabat, teman kerja, atau orang-orang yang sebelumnya sukses meraih tujuan yang sama seperti kamu. Mereka akan senang memberi arahan tentang apa yang harus kamu lakukan dan hindari.

kaizen pengembangan diri

Karena asumsi diri sendiri belum tentu benar, lho! Bantuan berupa pendapat dan saran orang lain yang berharga membuat diri kamu jadi berkembang dan bermakna.

 

7. Manfaatkan Momen Berkumpul

Dalam rangka mengembangkan diri, tambah relasi kamu dengan berbagai kalangan yang bikin kamu menjadi lebih positif. Boleh banget kalau kamu gabung ke komunitas asyik dengan kegiatan menarik!

Nah, kalau ada semacam gathering atau kumpul-kumpul, baik secara online atau offline, jangan sungkan untuk bergabung. Siapa tahu, banyak dari cerita mereka bisa menginspirasi hidup kamu buat jadi lebih grow up.

 

Ikuti kelas: Solusi Atur Keuangan: Anti Pusing di Saat Krisis

 

8. Temukan Alasannya dengan Bertanya ke Diri Sendiri

Saat kamu punya tujuan untuk punya badan yang sehat, selain makan sehat juga harus berolahraga. Namun, kamu merasa nggak punya waktu karena kamu bekerja di rumah dari pagi sampai sore. Akhirnya, nggak melakukan olahraga sampai satu minggu, satu bulan, bahkan bisa satu tahun.

Coba deh, tanya ke dirimu sendiri, seperti ini:

“Kenapa sih aku nggak punya waktu buat olahraga? Apa karena aku kerja sampai sore, dan kamu punya keluarga yang harus kamu urus?”

“Banyak kok pekerja full-time dan berkeluarga juga bisa olahraga. Kenapa aku nggak maju-maju kayak mereka ya?”

“Oh, setelah bekerja, aku harus urus keluarga di rumah dengan bikin makan malam, meluangkan waktu dengan mereka. Terus, kenapa aku nggak olahraga di pagi hari saja ya?”

“Soalnya, aku nggak bisa bangun begitu pagi. Kalau bangun pagi, pasti udah langsung siap-siap untuk kerja.”

“Lah, kenapa ya aku dari dulu nggak bisa bangun begitu pagi?”

Dari contoh pertanyaan yang lebih mendalam, dapat disimpulkan kalau kamu masih belum termotivasi untuk berolahraga setiap hari. Santai saja, kamu bisa coba dulu untuk rutin berolahraga pagi atau sore di akhir pekan.

 

9. Hidup Hemat dan Efisien

 Suka dengar kalau generasi milenial Indonesia susah beli rumah? 

Menurut Khalawi Abdul Hamid sebagai Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, dikutip dari tirto.id menyatakan kalau faktor generasi milenial Indonesia nggak bisa beli properti karena hidup mereka yang konsumtif. 

Contohnya seperti membeli segelas es kopi setiap hari. Padahal, uang yang kamu keluarkan untuk membeli es kopi favoritmu itu bisa banget ditabung untuk memenuhi kebutuhan primer di masa depan.

Karena prinsip Kaizen ini bersifat perlahan dan berkelanjutan, yuk mulai hidup hemat dari hal yang paling kecil. Misalnya, mengatur dan mencatat apa saja yang harus kamu beli selama satu bulan agar nggak belanja secara impulsif, atau nggak membeli barang-barang baru jika masih barang dengan fungsi yang sama masih bisa digunakan.

 

Yuk, Terapkan Kaizen dalam Kehidupan Sehari-hari! 

Kaizen adalah filosofi Jepang yang berfokus pada pencapaian tujuan di lingkungan pekerjaan, maupun sosial secara perlahan dan berkelanjutan. Sekarang, metode Kaizen juga bisa diterapkan untuk pengembangan diri. Dengan menerapkan 9 prinsip Kaizen tadi, berbagai tujuan yang sempat terhenti, bahkan belum tercapai dapat teratasi. Dari metode Kaizen ini mengajarkan manusia untuk melakukan perubahan dengan kebaikan secara efisien, terproses, buat tujuan hidup lebih bermakna.

Yuk, terapkan Kaizen dalam kehidupan sehari-hari mulai dari hal kecil yang sederhana, seperti menggali skill baru di Skill Academy!

SKill Academy - CTA

Referensi:

Develop Good Habits. 2021. What Is Kaizen? (or How to Build the “Continuous Improvement Habit”). [daring]. https://www.developgoodhabits.com/kaizen-continuous-improvement/?epik=dj0yJnU9RjdtV1pQamNseVBrS2JRS3FZeVBtYXpqbDFXOVE4S3YmcD0wJm49LUhVbjJMRUJhYjlULU9sM2t0dW1SUSZ0PUFBQUFBR0U3VWNB

Japan Trips. 2019. Mengenal Ikigai, Kaizen, & Keishan: Rahasia Orang Jepang Menghilangkan Kemalasan. [daring].   

https://www.japantrips.co/blog/2019/06/mengenal-ikigai-kaizen-keishan-rahasia-orang-jepang-menghilangkan-kemalasan

Jannah, Selfie Miftahul. 2019. Penyebab Generasi Milenial Indonesia Susah Punya Rumah. [daring]. https://tirto.id/penyebab-generasi-milenial-indonesia-susah-punya-rumah-ecGG

Kusariani Adinda