5 Cara Menolak Tawaran Kerja Secara Profesional Beserta Contohnya

Gulman Azkiya Apr 20, 2022 • 7 min read


cara-menolak-tawaran-kerja

Artikel ini membahas tips dan cara menolak tawaran kerja yang datang kepada dirmu.

--

Tak jarang dunia kerja membuat kita berada di posisi yang memaksa untuk memilih. Baik kamu yang sedang dalam proses perekrutan ataupun yang sudah memiliki pekerjaan. Ketika kamu memiliki pengalaman dan performa yang baik, maka tak sedikit tawaran pekerjaan menghampirimu. Oleh karena itu, bagi kamu yang kini sedang mengalami hal tersebut, berikut adalah beberapa cara menolak tawaran kerja. 

Cara menolak tawaran kerja

1. Pastikan dirimu yakin ingin menolak penawaran tersebut

Salah satu masalah utama ketika ingin melakukan penolakan tawaran kerja adalah posisi dirimu yang masih belum yakin 100%. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor mulai dari kesempatan kerja, gaji, potensi karier, dan lain-lain. Hal-hal seperti ini tak jarang dapat membuat kamu menjadi bimbang. Oleh karena itu, memastikan diri agar yakin sepenuhnya merupakan langkah terbaik agar kamu dapat melakukan penolakan dengan baik. Untuk meyakinkan dirimu, kamu dapat membuat daftar pertanyaan sederhana atau perbandingan jika kamu sedang bekerja pada saat ini. Contohnya:

  • Apakah pekerjaan ini sesuai dengan rencana karier saya?
  • Apakah pekerjaan ini dapat memberi pengaruh baik pada perkembangan karier saya?
  • Apakah nilai-nilai perusahaan tersebut cocok dengan saya?
  • Apakah gaji yang ditawarkan sesuai dengan saya?

Selain membuat daftar tersebut, kamu bisa juga meminta saran dari mentor atau senior yang dekat denganmu. Umumnya mereka telah memiliki pengalaman, sehingga saran dari mereka dapat menjadi bahan pertimbangan untuk dirimu.

2. Tunjukan penghargaan dengan terima kasih

Mungkin yang satu ini, bukan hal yang baru lagi bagi kamu. Namun, dengan menyampaikan ungkapan terima kasih dapat menunjukkan profesionalitas mu. Adapun hal yang perlu kamu ingat adalah bahwa setiap tawaran kerja atau interview memakan waktu dari recruiter tersebut. Mulai dari melakukan pencarian, proses seleksi CV/resume, hingga dengan persiapan untuk tahapan interview. Sehingga kurang baik ketika kamu menolak tanpa menyampaikan ucapan terima kasih. 

Contohnya:

“Terima kasih banyak atas tawaran untuk posisi sebagai Sales Manager di Perusahaan A. Saya sangat menghargai Anda karena telah meluangkan waktu untuk mempertimbangkan saya. Namun, [Alasan Kamu].....”

3. Perhatikan etika saat memberikan penolakan

Terkadang tidak cukup hanya dengan mengucapkan kata terima kasih ketika menolak sesuatu. Namun, kamu harus juga memperhatikan sopan santun ketika melakukan penolakan, khususnya pada tawaran kerja. Perhatikan ungkapan terima kasih, cara memaparkan kalimat penolakan, hingga waktu untuk melakukannya. Misalnya saja bukan sesuatu yang tepat, ketika kamu membalas email tawaran pada malam hari atau setelah jam kerja. Selain itu, coba paparkan alasan kamu secara meyakinkan agar kamu terlihat menghargai tawaran yang mereka lakukan.

tips-menolak-tawaran-pekerjaan

Baca juga: 8 Cara Membatalkan Interview Kerja Secara Profesional dan Contohnya

4. Sampaikan alasanmu dengan jelas

Ini merupakan bagian utama dari penolakan yang akan kamu lakukan. Sampaikanlah alasanmu secara jelas. Coba hindari untuk bertele-tele dan kesampingkan semua perasaan tidak enak yang mengganggumu. Kamu tidak harus menutupi hal yang menjadi penyebab penolakan tersebut. Malah lebih baik kalau kamu jujur apa adanya.

Dikutip dari BetterUp, tidak ada salahnya berbagi informasi mengenai alasanmu dengan perekrut. Misalnya dengan menyatakan bahwa kamu sudah mendapatkan tawaran dari perusahaan lain dengan gaji, fleksibilitas, dan peluang karier yang lebih baik. Namun, cukup sampai pada penyampaian secara umum tanpa harus menyatakan hal-hal yang lebih detail.

Misalnya:

“Namun, setelah melakukan beberapa pertimbangan, seperti peluang karir dan kesesuaian lokasi tempat tinggal, saya harus menyampaikan bahwa saya telah menerima tawaran sebagai Sales Manager di perusahaan lain.”

5. Jangan malu mengajukan untuk tetap berhubungan

Ketika kamu menolak tawaran pekerjaan, jangan biarkan hal tersebut hanya berhenti di situ. Jangan malu untuk membangun hubungan baik dengan recruiter yang telah menawarkan sebuah posisi pekerjaan. Misalnya, kamu dapat menjalin hubungan tersebut via LinkedIn. Kita tidak tahu mungkin tawaran tersebut dapat datang lagi di masa depan. 

Contoh menolak tawaran kerja melalui email

1. Contoh email penolakan ketika kamu telah menerima pekerjaan di tempat lain

To: hrd@perusahaanA.com

Subject: Penolakan Tawaran Posisi [Nama Posisi] 

 

Yth, HRD [Nama Perusahaan] 

 

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak atas tawaran sebagai [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya sangat menghargai waktu serta pertimbangan yang telah Anda lakukan. 

Namun, setelah melakukan beberapa pertimbangan, seperti peluang karir dan kesesuaian lokasi tempat tinggal, saya harus menyampaikan bahwa saya telah menerima tawaran sebagai [Nama Posisi] di perusahaan lain. Sehingga saya tidak bisa menerima tawaran ini. 

Sekali lagi terima kasih. Semoga Anda dapat menemukan kandidat yang sesuai dengan segera. 

 

Hormat saya,

[Nama Kamu]

 

2. Contoh email penolakan pada saat kamu sudah bekerja

To: hrd@perusahaanA.com

Subject: Penolakan Tawaran Posisi Sales Manager di Perusahaan A

 

Yth. HRD [Nama Perusahaan] 

 

Terima kasih atas tawaran Anda untuk [Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya sangat menghargai usaha dan pertimbangan Anda atas tawaran ini. 

Namun, saya tidak bisa menerima tawaran tersebut. Karena pada saat ini saya sudah bekerja di perusahaan lain dan bertanggung jawab atas posisi saya. Saya harap Anda dapat menemukan kandidat yang Anda cari sesegera mungkin.

 

Hormat saya,

[Nama Kamu]


3. Contoh penolakan tawaran kerja non formal via pesan LinkedIn

Tak jarang, tawaran kerja justru datang dari pesan yang ada di platform pencari kerja. Biasanya para recruiter mengawali dengan mengirimkan pesan berupa tawaran posisi kepada dirimu secara langsung. Pada kasus ini, kamu mungkin akan berhubungan secara lebih personal dengan sang recruiter. Maka dari itu,  untuk menolak tawaran tersebut secara  profesional tetapi tetap santai, kamu dapat menggunakan contoh berikut.

 

Hai [Nama recruiter]

Terima kasih atas tawaran Anda untuk posisi Tim Sales Marketing. Tapi, sekarang saya sudah bekerja di perusahaan lain dan belum memiliki rencana untuk pindah. 

Saya sangat menghargai tawaran ini. Saya harap Anda dapat menemukan kandidat yang Anda cari sesegera mungkin.

Salam.



Gimana guys? Semoga nantinya kamu sudah tidak kebingungan lagi dalam menolak tawaran kerja. Jika kamu ingin mengetahui tips dan trik menghadapi proses perekrutan kerja, kamu bisa langsung menuju Skill Academy. Karena di Skill Academy tersedia berbagai kelas yang tentunya dapat bermanfaat bagi perkembangan kariermu.

 

Referesi

Indeed. (2021) How to Decline a Job Offer (With Email Examples). https://www.indeed.com/career-advice/finding-a-job/how-to-decline-a-job-offer-email-examples [Daring] (Diakses 19 April 2022)

Miles, Madeline. (2022). How to (politely) decline a job offer. https://www.betterup.com/blog/how-to-decline-a-job-offer [Daring] (Diakses 18 April 2022)

Profile

Gulman Azkiya

Content Writer at Ruangguru | Masih dalam tahapan mempelajari SEO dan Digital Marketing

Beri Komentar