Rekomendasi 7 Website Freelance untuk Cari Penghasilan Tambahan

Kusariani Adinda Des 31, 2021 • 10 min read


website freelance indonesia - rekomendasi website freelance

Selagi mencari pekerjaan tetap, isi waktu luangmu sebagai pekerja lepas dan bekerjasama dengan berbagai industri untuk mengerjakan proyek melalui website freelance. 

Menjadi bos untuk diri sendiri, jam kerja fleksibel, dan bisa bekerja dari mana saja membuat pekerjaan sebagai Freelancer terdengar menarik, ya! Kominfo juga menyatakan bahwa karier freelancer sedang berkembang di Indonesia. Ini juga didukung oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2020 yang menjelaskan bahwa jumlah freelancer di Indonesia adalah sebanyak 33,34 juta.

Data tersebut menunjukkan bahwa bekerja sebagai freelancer juga memiliki peluang yang bagus. Dilansir dari Indeed, gaji rata-rata Freelancer tiap bulannya bisa lebih dari 4 juta rupiah. Dinilai sebagai pekerjaan dengan penghasilan yang tidak stabil, maka kamu perlu perencanaan keuangan yang baik jika ingin bekerja sebagai freelancer. Meskipun begitu, menjadi freelancer sangat memungkinkan jika saat ini kamu sedang mencari pekerjaan tetap setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

 

Lalu, bagaimana caranya menjadi pekerja freelance?

Menurut Upwork, kerja freelance sangat menguntungkan dan cuan banget jika dimulai dengan langkah yang tepat. Terlebih bagi kamu yang sebelumnya nggak pernah menjadi pekerja lepas, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Untuk memulai kerja freelance, yuk ikuti langkah ini!

1. Ketahui keahlian yang akan kamu tawarkan

Sebelum memutuskan untuk menjadi freelancer, alangkah baiknya kamu mengenali keahlian diri sendiri yang bisa ditawarkan klien. Misalnya nih, kamu sudah mengenal keahlianmu di bidang kreatif seperti desain grafis, video editing, atau desain logo. Selanjutnya, kamu bisa menuliskan deskripsi keahlian tersebut dan proyek yang bisa kamu kerjakan secara singkat dan jelas. 

Gimana kalau belum? Kamu bisa mempertimbangkan beberapa keahlian yang kamu kuasai selama bekerja. 

Jadi, keahlian apa nih yang berpeluang sebagai proyek freelance kamu?

 

2. Kenali target market yang berpotensi menggunakan jasa kamu

Bekerja freelance ibarat kamu menawarkan sebuah bisnis ke klien sebagai target market. Maka dari itu, kamu harus kenal juga dengan klien yang bakal tertarik dengan jenis proyek yang kamu tawarkan, seperti karakter klien dan industri yang dijalankan.

Pastinya banyak industri yang ingin menggunakan jasa kamu dalam mengerjakan proyek mereka. Akan tetapi, dimana sih kamu bisa berpetualang mengenal dan mencari klien sebagai target market?

Nah, kamu bisa memanfaatkan relasi di sekitar kamu, memasarkan keahlianmu di komunitas freelancer di Facebook dan LinkedIn, bahkan sampai website khusus untuk menawarkan jasa freelance. 

 

3. Pertimbangkan harga berdasarkan pengalaman, klien, dan proyek yang dikerjakan

Saat kamu menawarkan jasa freelance ke klien, pastinya mereka kepo dan ingin tahu seberapa jauh pengalaman kamu. Nggak lupa juga, klien akan bertanya mengenai harga proyek yang kamu kerjakan apakah cocok di kantong mereka atau tidak. 

Bagi kamu yang baru terjun ke dunia freelance, awalnya agak bingung untuk menentukan harga sesuai dengan keahlianmu. Ada dua hal yang bisa kamu coba, yaitu menyesuaikan harga dengan budget yang klien punya, atau sistem ‘tembak aja dulu’ yang nantinya berujung negosiasi antara kamu dan klien.

 

4. Mengumpulkan karya terbaik ke dalam portofolio

Selagi klien kepo dengan pengalamanmu, biasanya mereka juga ingin melihat hasil karyamu lebih jauh dalam bentuk portofolio. Portofolio tersebut bisa kamu susun dalam dokumen format PDF, atau menggunakan website seperti Behance, Github, Wix, WordPress, atau Squarespace.

Di dalam portofolio, klien dapat menilai hasil karyamu beserta hasilnya. Selain itu, portofolio efektif menciptakan kredibilitas kamu di mata klien. Misalnya, kamu berpengalaman mengelola akun media sosial untuk marketing. Kemudian, kamu membuat portofolio yang berisi visual yang diposting, caption, serta deskripsi mengenai objektif komunikasi yang dijalankan (Apakah dalam tahap brand awareness atau penjualan), strategi yang digunakan, serta hasil dari strategi yang kamu jalankan seperti angka statistik impression, reach, engagement, dan sebagainya.

 

5. Buat proposal yang dapat memikat klien 

Mau kerja freelance, harus buat proposal juga? Iya, dong!

Jangan bayangin seperti proposal event atau kerjasama yang berlembar-lembar. Biasanya, proposal bisa langsung kamu buat dalam format cover letter, baik itu di email atau website freelance. 

Menurut Sean Cope, proposal yang bisa memikat klien untuk menggunakan jasamu adalah memiliki elemen-elemen seperti memberi keterangan yang jelas dan singkat mengenai keahlian dan jenis proyek yang bisa kamu kerjakan, menjelaskan metode dan proses pengerjaan proyek, dan melampirkan contoh karya dalam bentuk portofolio.

 

6. Pertahankan relasi dengan klien

Satu hal penting yang harus kamu ketahui, bahwa kamu akan selalu ‘kebanjiran’ proyek freelance karena hasil karya yang bisa dipercaya seterusnya oleh klien. Sehingga, klien akan terus menggunakan jasa kamu. 

Jika klien sudah tidak menggunakan jasa freelance kamu lagi, pertahankan terus hubungan baik dengan klien. Selain klien yang akan terus mempercayakan jasa kamu, mereka juga akan memberi rekomendasi ke industri lainnya tentang proyek-proyek keren yang pernah kamu lakukan.

website freelance indonesia - cara memulai freelance

7. Gali terus kemampuanmu, supaya harga jasa freelance makin ‘cuan’!

Supaya kamu makin ‘cuan’ dari kerja freelance kamu, yuk terus kembangkan berbagai keahlian yang kamu suka dan kuasai. Soalnya, penghasilan dari freelance akan setara dengan gaji karyawan tetap jika kamu mengambil berbagai proyek dengan mengandalkan berbagai skill

 

Rekomendasi website freelance yang bisa kamu coba untuk menambah penghasilan

Supaya ‘kebanjiran’ proyek untuk menambah penghasilan tambahan, kamu bisa memanfaatkan grup Facebook dan LinkedIn untuk mempromosikan karya dan pengalaman kerja kamu. Akan tetapi, para pekerja lepas juga nggak kelewatan untuk memanfaatkan website freelance untuk menawarkan proyek. Nah, Skill Academy punya rekomendasi situs freelance yang bisa kamu coba nih!

 

1. Project.co.id

Project.co.id merupakan situs freelance yang terkenal di Indonesia. Situs ini menawarkan jenis pekerjaan yang beragam seperti, pengembangan website, pembuatan konten, copywriter, desain, data entry, dan masih banyak lagi. Project.co.id cocok untuk freelancer pemula karena pilihan proyek pada situs ini sangat beragam dengan tingkat kesulitan yang beragam pula.

Salah satu keunikan situs ini adalah, kamu bisa melakukan transaksi jual beli produk digital seperti ebook, desain grafis, template website, dan produk digital lainnya. Di website ini juga, kamu langsung bisa mengetahui proyek yang baru diunggah oleh klien, aktivitas pengguna, dan freelancer terbaik.

 

2. SribuLancer

SribuLancer merupakan situs untuk mendaftar freelancer dari Indonesia. Situs ini menawarkan berbagai macam bidang yang bisa kamu sesuaikan dengan keahlianmu. Mulai dari desain grafis, fotografi, videografi, penulisan artikel, hingga pembuatan website. SribuLancer juga tersedia dalam bahasa Inggris sehingga memungkinkan kamu mendapatkan klien dari dalam maupun luar negeri. Situs ini juga mendukung pembayaran dalam mata uang USD maupun IDR.

 

Baca juga: Lakukan 5 Kebiasaan Ini Biar Nggak Mager Kerja

 

3. 99design.com

Buat kamu yang senang dan mahir di bidang desain, maka kamu bisa mendaftarkan diri di situs yang satu ini untuk menjadi freelancer desain. Situs ini menerapkan sistem kontes dengan memajang beberapa karya untuk dipilih klien. Karena inilah persaingan di situs ini juga terbilang ketat, karena klien akan memilih desain atau karya yang cocok dengan perusahaan mereka. 

 

4. Toptal.com

Situs yang satu ini sering disebut sebagai situs freelance elit karena biasanya yang bergabung pada situs ini merupakan freelancer dengan jam terbang yang tinggi dan profesional. Karena itu, situs ini menawarkan bayaran lebih banyak jika dibandingkan dengan situs-situs lainnya. Karena bayaran yang ditawarkan lebih tinggi, maka persaingan di situs ini terbilang sangat ketat karena situs ini menawarkan jasa dari para freelancer berbakat dan terbaik dari seluruh dunia. Jika kamu merupakan seorang pemula, maka kamu dapat mendaftar pada situs lain terlebih dahulu untuk menambah portofolio dan jam terbang kamu.

 

5. Fiverr

Fiver memiliki sistem kerja yang unik jika dibandingkan dengan website freelance lainnya. Jika di website lain klien yang mengumumkan atau mengunggah lowongan, di Fiverr, para freelancer yang justru harus mengumumkan bahwa mereka sedang mencari klien. Adanya sistem ini tentu akan memudahkan kamu jika dibandingkan sistem biasa.  Kamu tidak perlu untuk apply atau melakukan promosi pada pengumuman klien satu persatu. Yang perlu kamu lakukan adalah mengunggah pengumuman dan menunggu klien yang sesuai dengan jasa yang kamu tawarkan dan menghubungi untuk menggunakan jasamu. 

 

6. Fastwork

Buat pemula, Fastwork bisa jadi pilihan kamu untuk mengisi proyek di sana. Soalnya, di situs tersebut kamu bisa mengerjakan proyek menggunakan bahasa Indonesia, serta banyaknya klien lokal yang ingin bekerjasama dengan kamu. 

Berdasarkan pengalaman para freelancer, mereka cepat mendapat banyak proyek di Fastwork. Meskipun mematok harga tinggi, para klien masih ada kok yang mendekati freelancer untuk melakukan penawaran.

 

Ikuti kelas: Merancang dan Memasarkan Brand dan Desain Logo untuk Manajer Pemasaran

 

7. Upwork

Upwork merupakan website freelance yang umumnya banyak digunakan para pekerja lepas di dunia. Kelebihan menggunakan Upwork adalah fitur anti penipuan klien yang bisa langsung terdeteksi. Ditambah lagi, Upwork sangat ramah bagi freelancer Indonesia dalam menarik penghasilan secara langsung ke rekening lokal kamu, yaitu direct local bank transfer. Akan tetapi, Upwork terasa lebih rumit karena ada beberapa aturan tidak tertulis yang membuat kamu jadi nggak terdaftar di situs tersebut. Misalnya, kamu emang nggak jago bahasa Inggris, kemudian membuat deskripsi tentang skill dan jenis pekerjaanmu menggunakan Google Translate. Upwork bisa mendeteksinya, lho! Kalau ketahuan oleh sistem, Upwork bisa menolak permintaan pendaftaran.

Akan tetapi, Upwork jadi website freelance terbaik yang ‘cuan’ banget untuk menambah penghasilan tambahan. Di sana, kamu akan dikelilingi oleh klein luar negeri yang siap menggunakan jasa kamu.

 

Jadi, website freelance mana yang bakalan kamu coba untuk mendapatkan penghasilan tambahan?

Itulah  rekomendasi website freelance yang bisa kamu pilih untuk mendaftar menjadi pekerja lepas. Apabila kamu seorang pemula, maka kamu dapat memilih mendaftar melalui project.co.id dan Fastwork karena terdapat pilihan proyek yang mudah untuk kamu kerjakan. Dengan memulai dari yang paling mudah, kamu bisa mengumpulkan portofolio dan juga meningkatkan jam terbangmu untuk menjadi freelancer profesional. 

Kamu juga bisa meningkatkan beberapa skill mu agar dapat mengerjakan berbagai jenis proyek yang kamu sukai dengan mengikuti kelas dari Skill Academy. Harga terjangkau, bisa diakses kapan saja, sertifikat kemampuan berlaku selamanya!

Tingkatkan kualitas dengan ikut kelas di skill academy!

Sumber: 

Sasongko, Jati. 2021. BPS Mencatat Selama Pandemi Covid-19 Berlangsung Angka Freelancer Mengalami Peningkatan. Sonora. sonora.id. [daring]. https://www.sonora.id/read/422594065/bps-mencatat-selama-pandemi-covid-19-berlangsung-angka-freelancer-mengalami-peningkatan

Cope, Sean. 2021. How to Become a Freelancer in 2022: The Complete Guide. Upwork. upwork.com. [daring].https://www.upwork.com/resources/how-to-become-a-freelancer

Cope, Sean. 2021. How to Create a Proposal That Wins Jobs. Upwork. Upwork.com. [daring]. https://www.upwork.com/resources/how-to-create-a-proposal-that-wins-jobs

Profile

Kusariani Adinda

Lorem ipsum dolor sit amet, assalamualaikum warganet! | Freelance Content Writer at Ruangguru | kusarianiadindablog.wordpress.com

Beri Komentar