Tips Atasi Bad Mood Biar Nggak Ganggu Pekerjaan

Devi Lianovanda Feb 1, 2021 • 4 min read


SA_-_Tips_mengurangi_Badmood-01

Suasana hati ternyata dapat mempengaruhi produktivitas kerja kamu, lho! Fakta ini didukung data dari rescuetime.com yang menjelaskan bahwa ketika suasana hati seseorang dalam kondisi baik, mereka mampu menyelesaikan pekerjaan dengan lebih baik dan 10% lebih produktif.

Jika mood kamu sudah terlanjur rusak, kamu bisa mencoba beberapa tips di bawah ini untuk dapat memperbaikinya!

1. Ingat kembali hal-hal yang bisa kamu syukuri

Hal-hal yang terjadi sepanjang hari tentu tidak bisa kamu prediksi. Jika hal yang kurang menyenangkan terjadi dan merusak suasana hatimu, kamu bisa diam sejenak sembari menarik napas agar kamu bisa menjadi lebih tenang. Ingat kembali hal-hal baik yang terjadi pada hari itu dan coba untuk mensyukuri. Seperti kata motivasi salah satu aktor Amerika Serikat bernama Johnny Depp, Breathe, It’s just a bad day, not a bad life bisa kamu jadikan afirmasi positif agar kamu merasa tenang bahwa dalam hidup, hari buruk akan datang sesekali.

 

2. Diam dan atur napas

Ketika suasana hatimu sedang kurang baik, mungkin kamu merasa ingin marah atau menangis. Untuk mengendalikan amarah dan emosi, kamu bisa diam sebentar dan mengatur napas sampai perasaan lebih tenang. Kadang, ketika kamu marah, tanpa sadar kamu bisa mengucapkan kalimat yang bisa melukai hati orang lain, hindari ini dengan latihan pernapasan. 

(Sumber: giphy.com)

Kamu bisa menggunakan latihan pernapasan yang dianjurkan Kemenkes RI yaitu; tarik napas 3 detik dari hidung kemudian hembuskan secara perlahan dari mulut selama 3 detik sembari membayangkan hal yang menyenangkan. Kamu dapat lakukan ini selama 5-10 menit.  

 

Baca juga: Biar Nggak Nyesel, Pikirkan 5 Hal Ini Sebelum Memutuskan Pindah Kerja

 

3. Makan makanan yang kamu sukai

Untuk memperbaiki mood, kamu bisa makan makanan yang kamu sukai. Kamu bisa makan beberapa coklat agar suasana hatimu menjadi lebih baik. Dilansir dari us.viveve.com, coklat hitam mengandung asam amino yang disebut triptofan yang dapat meningkatkan perasaan bahagia. Selain coklat, kamu bisa makan atau minum apa saja yang kamu suka. Dengan demikian, kamu bisa sedikit melupakan hal yang membuatmu kesal dengan makanan atau minuman yang enak dan dapat segera kembali bekerja dengan suasana hati yang lebih baik.

 

4. Lakukan hal yang membuatmu senang

Selain memakan makanan yang kamu sukai, kamu juga bisa melakukan hal yang membuatmu senang sampai suasana hatimu menjadi lebih baik. Kamu bisa bermain game yang ada di ponselmu, melihat meme lucu dari media sosialmu, mendengarkan lagu kesukaanmu, atau berjalan-jalan sebentar untuk mendapatkan udara segar. Melakukan hal-hal yang membuatmu senang dapat membuat perasaan kesal yang kamu rasakan teralihkan karena kamu akan fokus pada hal-hal yang menyenangkan. Eits, jika kamu melakukannya saat jam kerja, jangan sampai lupa waktu ya!

 

5. Ajak teman untuk ngobrol

Selanjutnya, kamu bisa coba untuk mengajak teman dekatmu untuk ngobrol sebentar. Kamu bisa menceritakan kekesalan hari itu agar menjadi lega, atau sekedar membahas hal-hal ringan yang kalian sukai. Karena itu, ketika suasana hatimu sedang buruk, kamu bisa berkumpul dengan teman-temanmu yang menyenangkan untuk menceritakan keluh kesah yang kamu rasakan dan merasa terhibur dengan kehadiran mereka. Fakta ini didukung dari laporan The World Happiness yang menjelaskan bahwa bersosialisasi dapat membuat seseorang lebih bahagia dan berpikir positif

 

Perlu diingat bahwa suasana hati memang bisa berubah-berubah tanpa bisa kita prediksi, tapi kita bisa tetap segera memperbaiki suasana hati yang buruk agar pekerjaan dan seluruh aktivitas harian tidak terganggu. Itulah beberapa tips yang bisa kamu coba untuk meningkatkan suasana hatimu, semoga membantu! 

Biar lebih lengkap, kamu juga bisa belajar mengelola emosi dan juga mengatasi stres yang kamu alami dengan mengikuti kelas dari Skill Academy. 

 

Tingkatkan kualitas dengan ikut kelas di skill academy!

Profile

Devi Lianovanda

Content Writer at Ruangguru. Terima kasih sudah baca sampai sini!

Beri Komentar