Kerja WFH Terasa Lebih Lama? Ini 5 Penyebabnya

Gulman Azkiya Apr 16, 2021 • 6 min read


SA-penyebab-wfh-terasa-lebih-lama

Artikel ini membahas mengenai penyebab WFH terasa lebih lama.

--

Apakah kamu pernah menyadari bahwa bekerja dari rumah terasa lebih lama? Jika benar, kamu tidak sendiri. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh IrishJobs.ie, 4 dari 10 orang yang melakukan WFH merasakan bahwa mereka bekerja lebih lama di rumah daripada di kantor. Di samping itu, bersumber dari data NordVPN yang dikutip dari Theguardian.com, rata-rata seorang karyawan yang bekerja dari rumah di beberapa negara eropa dan amerika mengalami peningkatan sebanyak dua setengah jam sejak krisis virus corona. Namun, kenapa hal tersebut bisa terjadi? Berikut adalah penjelasannya. 

1. Kesulitan untuk melepaskan diri dari pekerjaan

Salah satu penyebab yang membuat kamu sulit untuk lepas dari pekerjaan adalah karena beberapa pekerjaan tambahan, justru muncul setelah jam kerja selesai.

Misalnya email kerja yang kamu terima pada malam hari atau permintaan mendadak dari atasan. Berdasarkan Harvard Business Study,  sekitar 8,3% lebih banyak email dikirim setelah jam kerja berakhir. Hal ini tentu saja memungkinkan kamu merasa harus membalas email tersebut. 

Selain itu, perbedaan suasana antara kantor dengan rumah tak jarang membuat kamu merasa sulit untuk mengetahui kapan harus berhenti bekerja. Pada saat di kantor, kamu dapat mengetahui berdasarkan jam kerja atau melihat teman yang sudah bersiap-siap untuk pulang. Sedangkan di rumah, hanya kamu sendiri yang bisa menentukan kapan akan berhenti bekerja. 

Dikutip dari Dockery & Bawa (2014), bahwa salah satu efek negatif dari WFH adalah jam kerja yang panjang. Hal ini terjadi karena pekerja mengalami kesulitan untuk melepaskan diri dari pekerjaan dan mempertahankan batasan yang jelas antara urusan kerja dengan urusan pribadi. Dilansir dari hasil survei IrishJobs.ie, dari 10 orang yang bekerja dari rumah, 21% merasa tidak dapat berhenti bekerja.

2. Tidak jelasnya batasan antara pekerjaan dengan urusan pribadi

wfh-di-rumah

(Sumber: Pexels.com)

Ternyata WFH tidak seindah yang dibayangkan. Ketika kamu bekerja dari rumah, maka tantangan yang sebenarnya adalah menentukan batasan yang jelas antara urusan pekerjaan dengan urusan pribadi. Terkadang kamu juga harus melakukan beberapa pekerjaan rumah yang belum selesai seperti mencuci pakaian atau piring. Tak jarang juga anggota keluargamu meminta bantuan pada saat jam kerja berlangsung. Sehingga menyebabkan tidak fokus dan membuat kamu membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyelesaikan pekerjaan. 

Ikuti Kelas: Manajemen Waktu Agar Kerja Lebih Produktif

Berdasarkan hasil survei dari IrishJobs.ie, lebih dari setengah (51%) karyawan yang disurvei merasa terganggu selama WFH oleh anggota keluarga dan 22% kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dengan urusan anak-anak mereka yang bersekolah di rumah. 

3. Menggunakan waktu kosong untuk bekerja

Waktu yang fleksibel ketika WFH terkadang memang dapat menjadi keuntungan. Hal ini memungkinkan kamu bebas untuk menentukan kapan untuk memulai atau berhenti bekerja. Selain itu, jika memiliki pekerjaan sampingan, kamu juga bisa mengerjakannya sesuai dengan kepentingan.

Baca juga: Hustle Culture: Ciri Penyebab, dan Dampaknya

Namun, ternyata hal tersebut justru berdampak pada jadwal kerjamu.  Waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat seperti jam makan siang, malam hari, dan libur akhir pekan terpaksa dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan. Sehingga jam kerja selama WFH terasa lebih lama.

4. Jadwal meeting yang bertambah banyak

virtual-meeting

(Sumber: Unsplash.com)

Apakah kamu pernah merasakan, bahwa sejak bekerja dari rumah, jadwal meeting semakin banyak? Mulai dari rapat dengan atasan, rapat dengan tim, dan 1 on 1 dengan rekan kerja. Hal ini kemungkinan disebabkan karena beberapa urusan yang sebenarnya bisa diselesaikan secara langsung harus digantikan dengan meeting virtual. 

Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard Business menemukan, bawah pada saat WFH karyawan menghadiri meeting 13% lebih banyak dari biasanya. Walaupun durasi rapat lebih singkat, namun hal tersebut tetap berdampak terhadap waktu kerja.

Yang mana seharusnya kamu bisa untuk menyelesaikan pekerjaan pada hari itu, tiba-tiba harus ditunda karena adanya beberapa meeting virtual yang harus dihadiri. Hal ini juga didukung oleh studi yang dilakukan getclockwise pada akhir Maret 2020, yaitu rata-rata karyawan yang melakukan WFH menghabiskan 5% lebih banyak waktu dalam rapat.  

5. Sulit untuk fokus dan kelelahan

Hal paling umum yang menyebabkan sulit untuk fokus pada saat bekerja adalah adanya gangguan dari luar. Mulai dari TV yang menyala, kondisi rumah yang berisik, godaan untuk memainkan media sosial, dan yang lainya. Namun, ada beberapa hal yang jarang kamu perhatikan, seperti kondisi mental dan dampak dari burnout

Seperti yang kamu ketahui, kondisi pada saat ini membuat kita sangat waswas akan karir dan pekerjaan. Tidak sedikit terjadi PHK yang disebabkan oleh krisis pandemi. Sehingga demi menjaga performa kerja, kamu meningkatkan produktivitas dengan beranggapan bahwa pekerjaan yang ada harus diselesaikan secepatnya. 

Tetapi yang terjadi adalah kamu malah menjadi sulit untuk fokus, kelelahan, dan menyebabkan pekerjaan tersebut tidak kunjung terselesaikan. Sebuah survei oleh Monster.com pada Mei 2020 menemukan, bahwa sekitar 50% responden yang bekerja dari rumah selama pandemi merasa kelelahan. 

 

Gimana guys? Apakah rasa penasaran kamu sudah terjawab? Walaupun WFH terasa lebih lama, semoga kamu tidak bosan dan tetap semangat. Bagi kamu yang berniat mengembangkan skill dalam bekerja, langsung saja mengunjungi Skill Academy. Selain terdapat kelas yang menarik, nantinya kamu juga akan belajar bersama dengan instruktur yang profesional di bidangnya. 

Tingkatkan kualitas dengan ikut kelas di skill academy!

 

 

Referensi:

Dockery, A.M. and Bawa, S. (2014), Is Working From Home Good Work or
Bad Work? Evidence from Australian Employees, Bankwest Curtin Economics Centre Working Paper Series. Bankwest Curtin Economics Centre, Curtin University. [Daring]. (Diakses, 13 April 2021)

Irishjobs.ie (2020). Working From Home Means Longer Hours for Many. https://www.irishjobs.ie/careeradvice/working-from-home-means-longer-hours-for-many/ [Daring]. (Diakses, 13 April 2021)

Kost, Danielle (2020). You're Right! You Are Working Longer and Attending More Meetings. https://hbswk.hbs.edu/item/you-re-right-you-are-working-longer-and-attending-more-meetings Harvard Business School - Working Knowledge. [Daring]. (Diakses, 13 April 2021)

Monster.com (2020). Yes, you can still burn out—even while working from home. https://www.monster.com/career-advice/article/overworked?WT.mc_n=mktal_emp_rk_&ranMID=44607&ranEAID=2116208&ranSiteID=TnL5HPStwNw-xEx0JcOQU8rIL43iu.1nWA [Daring]. (Diakses, 13 April 2021)

Osborne, Hilary. (2021). Home workers putting in more hours since Covid, research shows. https://www.theguardian.com/business/2021/feb/04/home-workers-putting-in-more-hours-since-covid-research [Daring]. (Diakses, 13 April 2021)

Reisenwitz, Cathy (2020. How COVID-19 is impacting workers’ calendars. https://www.getclockwise.com/blog/how-covid-19-is-impacting-workers-calendars [Daring]. (Diakses, 13 April 2021)

Beri Komentar