9 Langkah Mudah Memulai Bisnis Ternak Lele yang Menguntungkan

Kusariani Adinda Okt 13, 2021 • 8 min read


SA - Cara Ternak Lele yang Menguntungkan-01

Jangan salah!  Bisnis ternak lele sangat menguntungkan jika dilakukan dengan benar. Dengan modal sedikit, hasilnya bisa sampai jutaan rupiah!

--

Siapa yang di sini suka banget sama ikan lele?

Lele adalah salah satu ikan air tawar yang sangat digemari masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Biasanya, ikan lele diolah menjadi aneka hidangan yang lezat. Harganya pun juga terjangkau. Eksistensi ikan lele di sekitar kita juga kuat banget, nih! Buktinya, di sekitar kita banyak banget gerai pecel lele yang selalu ramai pembeli.

Bukan cuma pecel lele goreng atau bakar yang disantap bersama nikmatnya sambal dan segarnya lalapan, hidangan ikan lele juga bisa dibuat lebih variatif lagi, seperti sempol lele atau sate lele yang empuk dan bergizi.

Menurut Food and Drug Administration (FDA) dikutip dari cnnindonesia.com, ikan lele merupakan ikan yang mengandung merkuri paling rendah. Jadi, aman banget untuk dikonsumsi. Ditambah lagi, manfaat mengkonsumsi ikan lele baik untuk tubuh karena mengandung berbagai zat baik. 

Dalam 100 gram ikan lele, kandungan gizinya seperti berikut:

  • 105 kalori
  • 2,9 gram lemak
  • 18 gram protein
  • 237 mg asam lemak omega 3
  • 337 mg asam lemak omega 6
  • Vitamin B12
  • Kalium 
  • Fosfor

Dengan mengkonsumsi ikan lele, kamu sudah berpartisipasi dalam memperkuat otot, memperkuat tulang dan gigi, mencegah anemia, serta meningkatkan kesehatan otak dan mata.

 

Selain bergizi, ikan lele juga membawa keuntungan! 

Hayo, siapa yang suka bercanda kalau nggak sukses, mending ternak lele saja?

Jangan salah, nih! Bisnis ternak lele di Indonesia ini sangat berpotensi untuk maju. Tandanya, banyak banget gerai pecel lele di sekitar kita yang nggak pernah sepi. Sehingga, permintaan akan ikan lele pastinya juga selalu meningkat. Tentunya, bisnis ternak lele berpotensi besar untuk mendapat keuntungan.

bisnis ternak lele yang menguntungkan

Banyak masyarakat Indonesia yang tertarik untuk membuka bisnis ternak lele karena beresiko kecil untuk gagal panen dengan daya tahan tubuh ikan lele yang lebih kuat dibanding ikan lain. Kemudian, adaptasi ikan lele untuk menyesuaikan lingkungannya cukup mudah, sehingga perawatannya nggak rumit seperti ikan lain.

 

Bagaimana sih langkah mudah bisnis ternak lele yang menguntungkan?

Untuk memulai bisnis ternak lele yang menguntungkan ternyata cukup mudah, lho! Yuk, perhatikan langkah-langkah berikut.

 

1. Menyiapkan modal

Langkah pertama yang harus dipersiapkan dalam membuat bisnis ternak lele adalah menyiapkan modal dan lahan untuk pembuatan kolam.

Modal dalam bisnis ternak lele cukup hemat. Diperkirakan total modal yang dikeluarkan sekitar Rp. 2.000.000 saja untuk proses perkembangan lele dan biaya operasional lainnya. Berikut perkiraan rincian dalam berbisnis ternak lele:

  • Membuat kolam ikan lele dari terpal atau bambu sekitar Rp. 1.000.000
  • Bibit ikan lele untuk 2.000 ekor sekitar Rp. 500.000
  • Pakan ikan lele sekitar Rp. 500.000
  • Vitamin dan obat untuk menjaga kesehatan ikan lele sekitar Rp. 100.000

Dalam satu bulan, peternak lele diperkirakan hanya mengeluarkan Rp. 1.000.000 untuk biaya perawatan. Namun, belum termasuk dengan biaya lainnya, ya!

 

2. Membuat kolam

Setelah mempersiapkan modal, kamu bisa langsung membuat kolam untuk ikan lele. Biasanya, kolam ikan lele dibuat menggunakan terpal dengan menggali permukaan tanah terlebih dahulu.

Berikut rekomendasi ukuran kolam agar perkembangbiakan lele menjadi lebih optimal:
  • 3 x 2 meter untuk 500 ekor,
  • 5 x 2 meter untuk 1.000 ekor.

Jika jumlah ikan lele lebih dari 1.000 ekor, kamu bisa membuat lebih dari 1 kolam dengan ukuran 5 x 2 meter. Misalnya, untuk produksi 2.000 ekor dibutuhkan 2 kolam berukuran 5 x 2 meter, atau 4.000 ekor dengan 4 kolam dengan ukuran yang sama.

Saat kolam sudah dibuat, alangkah baiknya dibersihkan terlebih dengan sabun. Untuk menghilangkan bau, kamu bisa taburkan irisan daun pepaya dan singkong.

Perlu diperhatikan juga nih, kalau kolam ikan lele lebih baik dibuat lebih luas agar tidak kekurangan oksigen. Ditambah lagi, kolam jangan dibuat terlalu dangkal. Diusahakan juga kolam ikan lele cukup akan cahaya sinar matahari.

 

Baca juga: Kupas Tuntas Cara Memulai dan Mengembangkan Bisnis Ikan Hias



3. Mengisi dan menjaga kualitas air kolam

Kolam ikan lele sudah jadi, saatnya mendiamkannya dengan air yang penuh selama satu bulan untuk membentuk lumut dan fitoplankton agar air tidak keruh. Dari sinilah kolam ikan lele terlihat berwarna hijau dan sedikit berlumpur.

Suhu air dalam kolam ikan lele tentu harus terjaga, yaitu sekitar 20 - 28 derajat Celcius. Untuk menjaga kualitas air kolam, kamu bisa menambahkan pakan alami seperti eceng gondok supaya racun air dapat terserap.

Agar lele terhindar dari kotoran sebagai sumber penyakit, sebaiknya melakukan pembersihan air kolam setiap 2 bulan sekali.

 

4. Memilih bibit lele

Semua peternak lele pastinya mengharapkan lele yang sehat dengan daya tahan tubuh yang kuat. Untuk itu, penting banget dalam memilih bibit lele yang unggul.

Ciri-ciri bibit lele unggul adalah seperti berikut:

  • Gerakannya gesit dan agresif saat diberi makan,
  • Tidak ada luka atau cacat pada tubuh,
  • Warna tubuh sedikit lebih terang,
  • Bebas dari bibit penyakit.

Alangkah baiknya, pilih bibit lele unggul dengan usia perkiraan 2 minggu dengan ukuran tubuh yang besar (7-9 cm).

Saat bibit lele ditebarkan, letakkan di kolam yang lebih dangkal dengan posisi miring selama 15-30 menit. Tujuannya agar lele mampu beradaptasi. Kemudian, jangan campurkan bibit lele baru dengan lele yang sudah dewasa. Waktu penebaran bibit lele terbaik adalah saat pagi dan malam hari, menyesuaikan dengan kondisi bibit lele yang cenderung tenang.

 

5. Memberi pakan lele

Pakan lele pada umumnya adalah pelet yang padat gizi untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatannya. Pelet ikan lele yang baik mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral yang cocok untuk mencukupi kebutuhan gizi ikan lele.

Seperti manusia, ikan lele diberi makan sebanyak 3 kali dalam sehari di pagi hari, sore hari, dan malam hari.

 

bisnis ternak lele yang menguntungkan

 

6. Pemisahan ikan lele

Perlu kamu ketahui nih, kalau ikan lele termasuk hewan pemakan sesama (kanibal).

Jadi, penting banget untuk memisahkan ikan lele kecil berusia 20 hari dan lele besar yang telah dewasa di kolam terpisah. Disamping agar tidak dimakan dengan lele dewasa, tujuannya adalah agar perkembangan lele kecil semakin baik, dapat bergerak lincah, dan tidak kekurangan makanan.

 

7. Pencegahan lele dari penyakit

Agar bisnis ternak lele berjalan lancar dan menguntungkan, kamu harus tahu penyakit apa saja yang biasa terserang ikan lele, serta berbagai faktor yang menyebabkan lele menjadi tidak sehat.

Menurut Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB), terdapat 2 faktor yang menyebabkan ikan lele terserang penyakit: internal (pengaturan air yang buruk, bibit lele yang membawa penyakit, pengaturan pakan yang tidak tepat), dan eksternal (cuaca, sumber air, iklim).

Beragam penyakit yang biasanya terserang ikan lele adalah bintik putih, gatal (Trichodiniasis), cotton wool disease, dan channel catfish virus (CCV). 

 

Untuk mencegah ikan lele dari hama dan penyakit, jangan lupa merawat kolam secara rutin, air kolam bersuhu baik, dan beri pakan yang bergizi dengan porsi cukup.

 

Ikuti kelas: Raup Untung Lewat Bisnis Budidaya Ikan Cupang

 

8. Proses panen

Bibit ikan lele yang telah disebar di kolam membutuhkan waktu selama 3 bulan untuk panen. Sebelum panen, ikan lele dipuasakan pada satu hari sebelum waktu panen. Tujuannya untuk membersihkan perutnya sebelum benar-benar dipasarkan.

Jika sudah sukses panen, kamu bisa membersihkan kolamnya lagi dan menebar bibit lele yang baru.

 

9. Pemasaran ikan lele

Supaya bisnis ternak lele kamu makin menguntungkan, jangan lupa untuk dipasarkan ya! Paling mudah adalah melalui koneksi yang menjual hidangan lele. Jika kualitas lele hasil ternak kamu selalu baik, kamu bisa mendapat banyak pelanggan setia.

Kamu juga bisa memaksimalkan pemasaran hasil ternak lele dengan menggunakan media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Siapa tahu bisa tambah pelanggan hingga luar kota.

 

Tertarik untuk memiliki bisnis ternak lele yang menguntungkan? 

Bisnis ternak lele hanya membutuhkan modal yang sedikit, tetapi keuntungannya bisa berkali lipat dari modal yang dikeluarkan. Mengingat minat masyarakat Indonesia masih sangat tinggi dengan ikan lele sebagai hidangan dengan harga yang terjangkau.

Fenomena “ternak lele” jangan jadi candaan lagi, karena sekarang kamu bisa memulai dan menekuni bisnis ternak lele sebagai ladang investasi di masa depan. 

Ikuti kelas “Sukses Berbisnis Budidaya Ikan Lele” bersama Mariyani di Skill Academy sebagai modal sukses kamu dalam memulai bisnis ternak lele yang menguntungkan. Dipandu oleh peternak lele profesional selama 34 tahun, materi dan tips berkualitas bisa kamu pelajari setiap hari!

bisnis ternak lele

Sumber: 

Ratriansyah, Fanadi. (2021). Modal Cuma 2 Juta, Ini Cara Budidaya Ikan Lele Untuk Pemula!. [daring]. 

https://petpintar.com/ikan/cara-budidaya-ikan-lele#petpintar_1elp7b9mlqd

CNN Indonesia. (2020). Manfaat Ikan Lele untuk Kesehatan. [daring]. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201008102608-262-555837/manfaat-ikan-lele-untuk-kesehatan

Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya Yogyakarta. (2019). Pengendalian Hama dan Penyakit Ikan Lele. [daring].

http://bptpb.jogjaprov.go.id/pengendalian-hama-dan-penyakit-ikan-lele/

Profile

Kusariani Adinda

Lorem ipsum dolor sit amet, assalamualaikum warganet!

Beri Komentar